Idealist vs Realist

Idealist vs Realist

  • WpView
    Reads 234
  • WpVote
    Votes 43
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 31, 2020
Moza Azakhya Siagian Wanita.26 tahun.Guru.Idealis. Dari aku kecil yang rajin mandi 3 kali sehari, sampe sekarang hanya 1 kali sehari, bahkan 2 hari sekali kalau libur, berkomitmen untuk harus punya pasangan slash suami dengan kriteria mutlak. Laki.lebih tua 2-5 tahun.kristen.batak. Hanya empat kriteria. Kata orang, paham idealismeku itu, hanya menjadikanku perawan tua. Terlalu muluk dan kaku. "Gue doain lo dapet laki yang gak ada nyangkut dikriteria konyol lo, kecuali bagian Kristen nya" ancam Abigail. "Tuhan gak jamah doa orang bokepan kayak lo" balasku masam. Sekali lagi. Ku pertegas. Aku seorang wanita yang telah melewati fase quarter life crisis. Menegarkan hati. Menolak keras ajakan para lelaki-yang tidak sesuai kriteria-untuk berkomitmen. Sialnya idealisme yang kujunjung tinggi terusik dengan kehadiran seorang laki-laki yang memaksaku merevisi ulang kriteria. "Ga, kamu adalah salah satu bentuk kegagalan dalam hidupku."
All Rights Reserved
#20
idealis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • A B I A N : Insaf Boy  [END]
  • As Possible
  • Suami Satu Semester (SUDAH TERBIT)
  • RADAR KEMBALI [SELESAI]
  • NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP]
  • GHAZI ELZIO [TAMAT]
  • ALA
  • Moonlight Glow in the Heart [On Going]
  • Mr. D [ Kisah Nyata KKN ]

~Teenfiction-Romance-Religi~ Cinta? Apa itu cinta? Bagiku cinta itu bulshit, hanya sekedar omong kosong. Aku bahkan nggak pernah menganggap bahwa cinta itu ada di dunia ini. Kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehan luka. -Aisyah- *** Dua pria, satu wanita. Antara sahabat dan cinta, keduanya sama-sama berarti dalam hidup. Entah memilih maju untuk memperjuangkan perasaan demi cinta atau malah memilih mundur merelakan perasaan demi sahabat. Keduanya memang pilihan yang sulit, tapi lebih sulit lagi ketika mengetahui bahwa wanita yang mereka cintai adalah wanita yang phobia tentang segala hal yang berhubungan dengan cinta. "Coba sebutkan satu kata yang mendefinisikan cinta menurut lo". "Bulshit". "Kenapa lo bisa nyimpulin kalau cinta itu bulshit?". "Ya emang kenyataannya gitu kan. Cinta itu cuman omong kosong. Nggak ada yang bisa dipercayai di dalam cinta". "Jadi lo benar-benar gak percaya kalau cinta itu ada?". "Iya, kalaupun cinta itu ada, itu tidak lain hanyalah sesuatu yang menorehkan luka". "Sekarang mungkin lo nggak percaya kalau cinta itu benar-benar ada, tapi suatu saat nanti lo akan menyesali perkataanmu itu. Tunggu aja Syah, akan kubuat lo benar-benar merasakan cinta dengan cara gue sendiri hingga lo lupa akan rasa sakit di dalamnya". *** Akankah Aisyah benar-benar akan merasakan cinta? Akankah mindset Aisyah akan berubah tentang cinta? Atau malah lebih memilih mementingkan egonya untuk tidak akan pernah merasakan sesuatu bernama cinta? Ikuti kisahnya dan kamu akan mendapatkan jawabannya. Siapin tissue yang banyak karena cerita ini akan mengajarkanmu arti sabar, ikhlas, dan bersyukur, serta mengajarkan arti cinta sesungguhnya. Cerita ini diadaptasi dari kisah nyata dengan dibumbui sedikit cerita fiksi untuk melengkapi kisah nyata yang kurang lengkap.

More details
WpActionLinkContent Guidelines