Destiny "Inside" Fate

Destiny "Inside" Fate

  • WpView
    LETTURE 149
  • WpVote
    Voti 16
  • WpPart
    Parti 13
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, mag 7, 2020
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Tanda?? Tanda apa yang dimaksud Livian. Aku menyentuh leherku lalu aku bangkit dari tempat tidur dan berdiri di depan cermin. Kualihkan rambutku dan benar saja aku lihat ada bekas berwarna merah gelap di leherku. Apa ini ulah Livian??! Sementara aku kebingungan kudengar livian hanya tertawa kecil ditelepon. "Kau tidak usah khawatir saat aku kembali,,, Aku pasti akan melakukannya lagi karena,,," Ucapan Livian terhenti. Aku hanya terdiam tidak tau apa yang harus aku katakan, hanya menunggu Livian melanjutkan ucapannya. "Karena kau,,,, KAU HANYA MILIKKU! MINE!" Ucap Livian. WARNING⚠⚠MENGANDUNG KATA-KATA YANG SEDIKIT VULGAR!!!!
Tutti i diritti riservati
#1
inside
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • in ROOM
  • 30 DAYS OF LOVE
  • THE EXISTENCE [END]
  • QUEEN RERE [END]
  • Steadfast flowers
  • Menjadi Tunangan Pemeran Utama [END]
  • Turn to Dream [END]
  • The Villain Twins [END][KUBACA]
  • Romeo, Take Me! [END]
  • You're not real
in ROOM

Apa yang kau lakukan jika setiap harinya kau terbangun di ruangan yang tidak kau kenal di dalam sebuah fasilitas layaknya seorang pasien-tahanan? Apa yang kau lakukan jika ada rentang memori yang hilang dalam benakmu? Apa yang kau lakukan jika kegiatanmu dalam delapan jam kedepan akan kau lupakan meski kau tak berniat untuk itu? Dan apa yang kau lakukan jika petunjuk yang kau punya hanya tiga kalimat yang terus berdengung dalam kepalamu, 'Ada sesuatu ditubuhmu.' 'Kau lihat, jangka waktu memorinya hanya sekitar tujuh jam.' 'Terlalu berbahaya membedah otaknya.' Aku mengalaminya... Entah berapa tahun aku seperti ini, dan aku bahkan tak pernah melihat wajahku lagi sama sekali. Tidak ada cermin, tidak ada petunjuk waktu yang jelas, dan tidak ada istriku disini. Dan itu terjadi hari demi hari. Hingga suatu hari, kesempatan untuk 'cari tahu' itu datang.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti