Bahagia Untuk Dea

Bahagia Untuk Dea

  • WpView
    Reads 213
  • WpVote
    Votes 45
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 22, 2025
dia yang mudah mengagumi namun sulit tuk jatuh cinta . Kekaguman yang di rasakan selama 6 tahun kepada adik kelas nya berakhir tampa temu yang sesungguhnha Persamaan yang tak dapat menyatukan cinta nya membuatnya di pukul mundur oleh takdir, dunia tak oernah berpihak pada hati nya lalu keajaiban seperti apa yang selalu di tunggunya 🍒 " kita sama makanya nggak bisa kak " fauf 🍒 " padahal udah jelas nggak bisa kok masih cinta sih , takdir juga ? " dea 🍒 Diam itu luka diam itu tersiksa diam itu hampir mati rasa diam itu menderita Tapi diam ku bahagia ( Radea Quenza ) Apakah dea mampu mendapatkan cinta diamnya atau malah membawanya untuk mendapatkan cinta baru? yok lah mampir baca dulu
All Rights Reserved
#45
diam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Bad Girl #BadSeries✔
  • My Beloved Brother |tamat|
  • Perihal Mengikhlaskanmu [TAMAT]
  • Takdir Cinta [TAMAT]
  • Shadow That Fades
  • Kesempurnaan Cinta #4✔
  • 31 Months for You (Revisi)
  • Maaf✓
  • Dalam Diam (Sudah Tamat)
  • BUKA HATI (Completed)

Banyak orang yang bilang bahwa cinta itu indah. Menghapus segala resah dan gelisah. Mengganti luka dengan tawa, membawa kesedihan yang melanda untuk sirna. Banyak orang yang bilang bahwa jatuh cinta itu indah. Membuat hari berwarna dan hidup menjadi lebih sempurna karena hadirnya dia. Namun, tak semua yang berkaitan dengan cinta itu semuanya indah. Tak selamanya cinta itu membahagiakan. Tak ada yang bisa menjamin bukan bahwa cinta pun bisa berakhir dengan tawa kebahagian atau sebuah luka yang disertai dengan tangisan? Ini bukan kisah di mana dua orang jatuh cinta secara diam-diam. Ini bukan kisah cinta segitiga antara tiga, anak manusia. Tapi, ini hanyalah kisah di mana ketika kita telah jatuh namun tak sadar. Telah cinta tapi tak terasa. Telah merasa sayang tapi tak pernah bilang. Dan saat di mana kita telah menyadari segalanya, justru orang yang kita cintai itu... pergi. Bukan pergi untuk sementara. Tapi selamanya. "Jika kehadiranku tak dapat membangunkanmu, lantas apakah kepergianku akan membukakan matamu?" ©Copyright2019

More details
WpActionLinkContent Guidelines