daWahid da tulis

daWahid da tulis

  • WpView
    Membaca 1,412
  • WpVote
    Vote 125
  • WpPart
    Bab 76
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Des 8, 2021
Assalamualaikum Wr.Wb. Buku "daWahid da tulis" merupakan buku pertama @daWahid. Berisikan kumpulan-kumpulan puisi, sajak, dan narasi pendek malalui sudut pandang yang beragam. #SalamBahagia @daWahid (Note: *Bagi Wahiders yang mengutip puisi dan sajak pada karya ini, hendaklah mencantumkan nama penyair nya. Sebagai bukti apresiasi terhadap karya-karyanya) "Selamat menikmati, dan jangan lupa untuk follow, tekan bintang, dan komen dikolom komentar, antusias Wahiders adalah nutrisi yang diperlukan dalam tumbuh kembang karya-karyanya."
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#38
poetry
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • sayangnya cila ke ciara
  • ALONE
  • ALVIN (On Going)
  • Pengakuan Sang Semesta
  • Denyar #1🌌
  • Tubby, I Love You! (Selesai)
  • Aksara Tak Bertuan

Gemercik air hujan itu menyembunyikan tawa yang menutupi samar nya luka. lentik nya jemari yang menyapa dinginya sepi. menyambut pagi dengan kecohan sang mentari. embun di ujung bumi,yang mengepul pesat perlahan pudar. beriring dengan air yang menggenangi tanah liat. ini bukan tentang cinta atau takdir yang menggeliat dalam doa. ini tentang kemampuan dalam pertahanan. yang mempertahankan hubungan, yang terancam oleh ketidakadilan. akan kah semua pertahanan ini harus berakhir dengan kata kata perpisahan yang di sah kan oleh takdir ? akan kah satu sosok dengan seluruh dopantasa dan pertahan nya akan luntur begitu saja? inilah dunia, menganggap semua ini adalah lelucon yang tak pantas, tak dianggap ada:) ________________________ "selama ini aku hanya menjadi pengisi kekosongan ruang mu,jangan berlebih dalam menanggapiku,sebab aku tak akan menjadi pengobat luka mu itu" ~Alice... "Aku tak perduli, yang kutau tugasku hanya sebatas mencintamu al" ~ Barra. " Jangan menambah semburat luka mu dengan menungguku, sebab ragaku takan bisa seutuhnya menjadi hak mu" ~Rama.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan