Salwa
  • WpView
    Reads 428
  • WpVote
    Votes 77
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 14, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Mendoakan satu nama memang tidak akan ada yang melarang. Hanya saja, terlalu fokus mengharapkan satu nama dan menyimpan rasa hanya untuknya akan membuat hatimu rersiksa. Karena untuk apa mencintai dia yang belum tentu menjadi milikmu. Lebih baik fokus mencintai Allah saja. Cukup Allah dan kamu yang mengetahui perasaanmu. Jangan cepat mengambil keputusan dan jangan terlalu cepat menjatuhkan perasaan. Jangan sampai yang terjadi, justru... Kamu diam-diam mencintainya, Dan dia diam-diam melamar yang lainnya.
All Rights Reserved
#263
religi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JATUH CINTA LAGI
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Takdir Imamku [SELESAI, PROSES SELF PUBLISH]
  • HATI YANG MERINDU ( THE LOVING HEART )
  • Garis Singgung
  • JAUH DIMATA DEKAT DIDOA
  • Takdir Dalam Do'a
  • Kaulah Takdirku [Revisi]
  • Penantian Terindah [COMPLETED]
  • Di Atas Petala Cinta

Ketika pertama kali menyukaimu, ada rasa bahagia sekaligus keragu-raguan pada diriku. Aku tidak mengerti bagaimana perasaan ini bisa hadir dalam diriku. Perasaan ini memang membahagiakan namun jika saja aku boleh memilih aku tidak ingin jatuh cinta padamu. Mencoba untuk menolak namun pesonamu menariku kembali. Kamu membuatku bahagia hanya dengan hal-hal sederhana yang kamu lakukan. Di dalam doa, aku sengaja tak menyebut namamu, sebab aku takut memaksakan pilihan yang ternyata bukan yang terbaik untukku. Aku lebih memilih untuk menyerahkan segalanya kepada sang pemilik segalanya. Dan darimu, aku sadar, berharap kepada manusia adalah cara paling sederhana untuk menyakiti diri sendiri.

More details
WpActionLinkContent Guidelines