Theirs Beast, My Princess

Theirs Beast, My Princess

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 30, 2020
"Semua wanita itu cantik, Dira." aku berusaha meyakinkan Dira yang kepercayaan dirinya sebagai wanita kini mulai menciut (lagi). "Mungkin kau benar, Ran, tapi tidak denganku. Aku berbeda. Mereka menghujatku karena aku tidak cantik seperti mereka, hiks". "Tidak, Dira. Kau cantik. Mereka menghujatmu karena mereka iri padamu, kau mempunyai kecantikan yang berasal dari hatimu yang tulus." "kau selalu mengatakan itu untuk menghiburku, kan, Ran." Entah bagaimana lagi aku harus meyakinkan Dira bahwa dia adalah wanita tercantik di dunia ku setelah ibuku meninggal saat kami berusia 7 tahun. Dira, seandainya saja kau tahu, kau lebih cantik dari apa yang kau tahu. Entah apa yang membuatmu tidak nyaman dengan dirimu sendiri, Ra. Aku akan selalu berusaha untuk meyakinkanmu bahwa kau sudah sangat sempurna dengan kesederhanaanmu, dan hal itu sudah sangat cukup untuk membuatku jatuh cinta padamu. Ya, Dira. Aku mencintaimu. Aku mencintai semua yang mereka benci pada dirimu.
All Rights Reserved
#227
reality
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝐀𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐒𝐈
  •  Istri Untuk Anak Manja (End)
  • Secangkir Tawa, Sebotol Air Mata
  • ALZEA (TERBIT)
  • Noah's Papa [COMPLETED]
  • Shadows of the Main Story
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • BEAUTY IS EVERYTHING
  • Different Page [Complete]

[A 𝐓𝐞𝐞𝐧𝐟𝐢𝐜𝐭𝐢𝐨𝐧 (𝐘𝐨𝐮𝐧𝐠 𝐀𝐝𝐮𝐥𝐭) 𝐏𝐬𝐲𝐜𝐡𝐨𝐥𝐨𝐠𝐲𝐜𝐚𝐥 Story] [𝐌𝐚𝐬𝐮𝐤 𝐝𝐚𝐟𝐭𝐚𝐫 𝐛𝐚𝐜𝐚𝐚𝐧 "𝐊𝐞𝐤𝐮𝐚𝐭𝐚𝐧 𝐖𝐚𝐧𝐢𝐭𝐚" 𝐨𝐥𝐞𝐡 @𝐀𝐦𝐛𝐚𝐬𝐬𝐚𝐝𝐨𝐫𝐈𝐃] Nila tahu, di usianya yang sudah menginjak tujuh belas tahun ini, ia perlu memperbaiki diri. Belajar lebih berani, menyingkirkan gugup serta cemas ketika berbicara dengan orang yang tak akrab, belajar berbaur bersama teman-teman sekelas yang lain, belajar lebih tenang ketika ia sudah terjebak di antara kerumun dan suara berisik, juga semestinya sedikit lebih berani menatap mata tajam sang ibu yang sering kali memaksa Nila untuk bungkam, menurut, dan memenuhi semua harapan wanita itu. Sayangnya, itu tak pernah semudah ketika Nila membayangkan perubahan yang harus ia lakukan setelah membaca dari buku panduan psikologi. Gadis itu tetap sulit untuk mengembangkan diri. Sulit menerima titik usahanya yang kian hari memerosot jatuh. Titik jenuh yang membuat ibunya lebih sering menaruh kecewa alih-alih bangga. Nila takut melihat air mata Hana. Takut melukai, takut membuat hati wanita yang melahirkannya dipenuhi sesak kecewa. Nila ... tak bisa membiarkan semua itu terjadi. Sebagai tumpuan harapan, ia berharap setidaknya bisa mengembalikan senyum orang tua tunggalnya melalui prestasi gemilang di sekolah. Lantas, apakah semuanya akan tetap sekaku di titik awal? Apakah semua akan berjalan sesuai? Apakah Nila bisa menerima kekurangan dan menghadapi ketakutannya sendiri? Nila tidak tahu, dan dirinya sulit mendorong diri untuk mengabaikan banyak kekacauan tak perlu. COPYRIGHT RESERVED ©2022 | 𝐀𝐔𝐑𝐄𝐄𝐍𝐀𝐃𝐀 °°°°°°° ⚠PERINGATAN⚠ CERITA MENGANDUNG ISU SENSITIF BERUPA GANGGUAN PSIKOLOGI [ANXIETY: Ringan hingga berat] °°°°°°° START: 17 ⓜⓔⓘ 2022 REVISI: 03 ⓞⓚⓣⓞⓑⓔⓡ 2022 =

More details
WpActionLinkContent Guidelines