Theirs Beast, My Princess

Theirs Beast, My Princess

  • WpView
    LETTURE 10
  • WpVote
    Voti 5
  • WpPart
    Parti 2
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, apr 30, 2020
"Semua wanita itu cantik, Dira." aku berusaha meyakinkan Dira yang kepercayaan dirinya sebagai wanita kini mulai menciut (lagi). "Mungkin kau benar, Ran, tapi tidak denganku. Aku berbeda. Mereka menghujatku karena aku tidak cantik seperti mereka, hiks". "Tidak, Dira. Kau cantik. Mereka menghujatmu karena mereka iri padamu, kau mempunyai kecantikan yang berasal dari hatimu yang tulus." "kau selalu mengatakan itu untuk menghiburku, kan, Ran." Entah bagaimana lagi aku harus meyakinkan Dira bahwa dia adalah wanita tercantik di dunia ku setelah ibuku meninggal saat kami berusia 7 tahun. Dira, seandainya saja kau tahu, kau lebih cantik dari apa yang kau tahu. Entah apa yang membuatmu tidak nyaman dengan dirimu sendiri, Ra. Aku akan selalu berusaha untuk meyakinkanmu bahwa kau sudah sangat sempurna dengan kesederhanaanmu, dan hal itu sudah sangat cukup untuk membuatku jatuh cinta padamu. Ya, Dira. Aku mencintaimu. Aku mencintai semua yang mereka benci pada dirimu.
Tutti i diritti riservati
#701
insecure
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Keano
  • Noah's Papa [COMPLETED]
  • Shadows of the Main Story
  • The Multiple Personality
  • Di Antara Tawa dan Tragedi
  • ALZEA (TERBIT)
  • I Want Your Lips
  • Rara & Reyhan (End)
  • Hate Me Past, Not Now
  • 𝐀𝐁𝐑𝐄𝐀𝐊𝐒𝐈
Keano

[ COMPLETED ] "Della." Della membalikan tubuhnya dan melihat kearah suara yang memanggilnya tapi dia tidak menemukan siapapun disana. "Gue disini." Della tersentak kaget saat menyadari pemilik suara itu dan saat ini pemilik suara itu ada dihadapannya. Della menelan ludahnya dengan susah payah. "Kak Ken?" Lelaki dihadapannya hanya tersenyum sambil menatap lurus mata Della. "Lo jangan terlalu menyayangi seseorang apalagi lo gak pernah tau bagaimana perasaan orang yang lo sayangi itu." Della masih diam dengan segala kebingungannya saat ini. "Mak-maksud..lo?" Sekali lagi Ken tersenyum dan menepuk lembut pundak Della. "Jangan bodoh hanya karena lo terlalu cinta sama orang." *** Seiring berjalannya waktu perasaan itu semakin tidak bisa aku kuasai. Perasaanku sudah menguasai diriku. Tidak pernah aku menyadari satu hal bahwa aku ingin memilikimu aku selalu mengharapkanmu. Tapi aku sadar memilikimu hanyalah angan semata. *** Mungkin bagi dia aku bukanlah siapa-siapa. Tapi bagiku dia adalah sosok yang begitu sempurna. Dia adalah cowok yang berbeda, sejak pertama kali aku melihatnya aku sudah dibuat kagum dengan sikap ramahnya. Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar cinta pada pandangan pertama?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti