TENTANG AKU DAN DIA

TENTANG AKU DAN DIA

  • WpView
    Reads 234
  • WpVote
    Votes 26
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 1, 2020
WpInfo
Poetry
Cinta merupakan suatu perasaan yang Allah berikan setiap insan manusia terhadap sepasang manusia untuk saling menyanyangi, mengasihi, saling memenuhi, dan juga saling pengertian. Cinta hanya dapat berjalan secara beriringan apabila kedua insan saling ikhlas, Apabila saling mementingkan diri sendiri itu bukan ciri dari Cinta. Cinta sebenarnya sulit untuk di artikan dengan kata-kata . Cinta itu dapat menghangatkan hati yang dingin, cinta juga dapat menyembuhkan insan yang sedang sakit. Cinta juga bukan tentang "aku cinta kamu" melainkan cinta lebih kepada penghambaan kita kepada Rabb nya tersebut.
All Rights Reserved
#293
aku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta dan Takdir Rania [End]
  • TOUCHED (End)
  • Lembut Seperti Doa
  • SENJA UNTUK SAGARA
  • Yang Pernah Patah
  • Restore Me | TAMAT✔
  • Narasi patah hati
  • Madah Qolbu❣️
  • Out Of Nowhere [I Thought We Had More Time]
  • Can You Give Me One More Chanche

❝Keputusan berat yang harus aku ambil, demi menjagaku juga menjagamu adalah menjauhimu. Bukan karena benci, tapi karena aku mencintaimu. Semata agar kau dan aku tidak terjerumus dalam syahwat yang hina.❞ Begitulah kutipan tulisan yang aku tulis dan kutujukan untuk seseorang, cinta pertamaku. Assalamu'alaikum ... aku Rania Andinadya. Jika kamu bertanya kisah ini mengisahkan tentang apa ... ini tentang perjalananku dalam menemukan hingga harus belajar mengikhlaskan cinta pertamaku. Aku, begitu mencintai dia. Namun anehnya, aku sama sekali tidak pernah berani mengungkapkan perasaanku padanya. Sampai suatu masa, ketika cintaku mulai terbalaskan, hidayah-Nya perlahan-lahan mengetuk pintu hatiku. Aku pun menyadari, aku dan dia tidak seharusnya sering berinteraksi, demi menghindari syahwat yang hina. Meski telah berhijrah, cintaku kepadanya masih sama. Dalam diam, aku tetap mencintai dan mendo'akan kebaikan untuknya. Tapi, siapa sangka takdir malah berkata lain. Setelah menjauhinya sebab cinta, ia telah menemukan pujaan hatinya. Lantas aku berusaha mengikhlaskan, meskipun ikhlas adalah suatu hal yang teramat pelik. Dan satu pertanyaan terus mengusik pikiranku ... mampukah aku mengikhlaskannya?

More details
WpActionLinkContent Guidelines