Spreading Poison

Spreading Poison

  • WpView
    Reads 51
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 30, 2020
Kukira pernikahan ini akan terasa manis. Bermain piano saat sinar jingga matahari tenggelam masuk melalui celah jendela, dansa pelan dengan musik klasik di dapur saat tengah malam, menonton film aksi dengan proyektor dan cemilan-cemilan pendukung... "Kukira" Tapi, kurasa ia, Lou-ku yang tersayang, yang amat kucintai tak mengerti soal 'trauma' ini. Kurasa ia tak mengerti bagaimana aku ingin menghancurkan diriku sendiri saat melihat dia berbincang dengan wanita lain. Kurasa ia tak mengerti bagaimana aku ingin menarik pelatuk pistol ini tepat ke kepalaku saat ia bilang bahwa ia tak punya waktu untukku. Kurasa ia tak mengerti. Lalu bagaimana? Apa aku bisa menahan diri lebih lama? atau... Apa aku bunuh diri saja? #25 in #badromance (3-5-20)
All Rights Reserved
#6
lou
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Doctor Lil-Daddy [END]
  • Trial & Error
  • When A Woman, Fell In Love with "Her Husband"
  • Serene Night [END]
  • Immure
  • Borderline
  • Keyna Lover [REVISI]

Kebencian, trauma, dan kesedihan yang mendalam itulah yang memicu dan menjadikan dirinya seperti seorang monster. Tak taukah kau, mulutmu itu begitu tajam ketika kau memakinya dengan seenak hatimu hingga membuatnya semakin hancur? Dia kesakitan, sedih, marah, kecewa, depresi dan trauma lantaran penyiksaan demi penyiksaan yang menyakitkan, penghianatan cinta yang tragis, hinaan cercaan makian yang menyayat hati, bahkan pemerkosaan begitu mengerikan yang telah merengut secercah harapanya untuk hidup bahagia. Tidakkah kau dengarkan tangisan pilunya? Tidakkah kau dengarkan teriakanya yang menyayat hati itu? Atau kau pura pura tuli karena keegoisanmu? Bagaimana bisa kau tertawa dan mencerca, dan menghakiminya selayaknya manusia hina tanpa sudi mengenal dan mengetahui apa yang terjadi padanya. Kau pikir kau siapa? "Dia monster kamar 23, dan dia pembunuh"

More details
WpActionLinkContent Guidelines