We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
WHO ?
  • WpView
    Reads 1
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jul 23, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Menurut pengamatan yang dilakukan oleh Yena sebagai sahabat Ara, Yena menyimpulkan bahwa : 1. Kevin itu pangeran sekolah yang ganteng, pinter, ramah, dan suka menolong. Dia juga kalo suka sama seseorang enggak bucin-bucin amat. Malah kalo bucin jatohnya jadi romantis. Tapi nih dia kayak orang bodoh kalo disuruh romantis. 2. Raka ini sih gue gak terlalu tau banyak ya. Yang gue tau Raka ini gak kalah pinter dari si Kevin. Muka dia tuh datar gitu. Suka kesel kalo ngomong sama dia. Terus si Raka ini bucin banget. Ya kalo jatohnya romantis kayak Kevin sih gapapa, lah ini malah malu-maluin. Gue aja yang gak dia bucinin malu apalagi lo. Udah sih itu aja hasil pengamatan yang Yena lakukan. Sekarang terserah Ara mau pilih Kevin atau Raka. " jelas Yena. "Apasih. " jawab Ara. Hai ini cerita pertamaku, jadi maaf kalau ada kesalahan. Happy Reading.😊
All Rights Reserved
#265
raka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ORBiT
  • The Ice Boy [END]✔️
  • Bintang [end]
  • AYKA
  • MATSA [ Tamat ] 𝗿𝗲𝗸𝗼𝗺𝗲𝗻𝗱𝗮𝘀𝗶
  • ALEA (TAMAT)
  • Aranathan
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • Cewek Cuek [Completed]
  • My Little Friend
ORBiT

Laraina tidak pernah menyangka, kesempurnaan yang selama ini diagung-agungkan di Glorios International High School justru akan menyeretnya jatuh ke titik paling gelap dalam hidupnya. Di mata semua orang, ia adalah definisi sempurna-cerdas, berprestasi, dan tak tersentuh. Namun, di balik itu, ada sesuatu yang mulai retak. Entah kesalahan apa yang ia lakukan, atau mungkin ia hanya berada di waktu dan tempat yang salah-hingga akhirnya menarik perhatian Sakha Aldegama Pradipta. Bukan sekadar tertarik biasa, melainkan ketertarikan yang berbahaya-yang perlahan menyeretnya masuk ke dunia yang tak pernah ia pahami sebelumnya. Di tengah impiannya menjadi seorang psikolog, Laraina justru terjebak dalam permainan yang menghancurkan mentalnya sendiri. Batas antara benar dan salah mulai kabur, dan senyum yang dulu tulus kini hanya menjadi topeng. Karena pada akhirnya, yang paling menyakitkan bukanlah saat ia jatuh-melainkan saat ia sadar, dia sudah terperangkap dalam sebuah Orbit bersama iblis bernama Sakha Aldegama Pradipta. Sakha menatap Laraina tanpa berkedip, senyum tipisnya terasa lebih mengancam daripada amarah. "Apa lo masih mikir bisa kabur, sayang?" Laraina mundur satu langkah, napasnya tak lagi teratur. "Aku bukan milik siapa-siapa, Sakha." Sakha tertawa pelan, lalu mendekat-terlalu dekat hingga suaranya hanya terdengar oleh Laraina. "Lo salah." Bisiknya dingin. "Gak ada cara buat lo lepas dari gue..." Laraina membeku di tempatnya. "Bahkan Tuhan pun gak bisa ambil lo dari gue."

More details
WpActionLinkContent Guidelines