Dandelion

Dandelion

  • WpView
    Reads 74
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 28, 2020
Arsya putri dirgantara. Siapa yang tidak tahu dengannya,gadis yang selalu menjadi pusat perhatian dengan sejuta pesonanya tiba-tiba harus berubah secara drastis menjadi seseorang yang nerd karna masa lalunya. Raga alexander. dingin,satu kata yang bisa mendeskripsikan sikap nya namun ia bisa menjadi seseorang yang sangat penyayang dan kejam jika menyangkut dengan orang orang terdekatnya. Bagaimana jika mereka ber2 dipertemukan??akankah ke dua ny saling melengkapi??atau sebalikny?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Villainess Illusion
  • Leave To Come Back Again
  • transmigrasi gadis pemalas[END]
  • MENJADI MILIK MENTARI (On going)
  • PRETTY BUT PSYCHO
  • TRANSMIGRASI ALEA IN THE SYSTEM
  • Axeland-1
  • ALEXANDRA ✔ [Tahap Revisi]
  • Obsession Or Love [T A M A T]
  • Tentang Seseorang

---- Alexandra Whitney Calister atau lady gila dari keluarga Calister, begitulah orang-orang mengenalnya. Alexa mungkin cantik dan kaya raya namun dalam hal kesopanan gadis itu sangatlah minus, bahkan bangsawan di sekitarnya lebih sering menyebutnya nenek sihir dibanding lady. Hampir semua orang di kerajaan Wynnzel tahu bahwa tak pernah ada hari yang dilewati Alexa tanpa menganggu sang putra mahkota. Untuk melindungi cintanya Alexa memilih menjadi buta, ia tidak takut dan tidak peduli akan apapun. Baik dan buruk tak lagi berbeda di matanya, asalkan keinginannya tercapai. Namun suatu hari Alexa melihat segalanya, ia pingsan dan bermimpi tentang takdirnya. Ternyata tidak akan ada kehidupan indah yang menunggu dirinya di masa depan, hanya ada jurang penderitaan dengan akhir mengerikan. ~~~~ "Alexandra Calister, adakah pembelaan terakhir yang ingin anda sampaikan sebelum menghadap kematian?" Hening. Alexa menjatuhkan lututnya ke lantai, mengubah posisinya dari berdiri menjadi berlutut. Dengan tatapan kecewa ia menatap lurus ke arah pangeran David yang masih duduk dikursinya dengan tenang. "Kau tahu Dave? Aku mengorbankan segalanya untukmu tetapi kau..." "...Mengorbankan aku, untuk segalanya!" Alexa memejamkan mata menahan nyeri di hatinya, "Jika ini adalah bayaran setimpal atas semua dosa-dosaku, maka tak apa...." "Kuharap kita tidak akan pernah bertemu lagi, bahkan di neraka sekalipun...." ---- 🦋 Warning ; This story is complicated!

More details
WpActionLinkContent Guidelines