Penantian di Ujung Senja

Penantian di Ujung Senja

  • WpView
    Reads 125
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 30, 2020
Ketika rindu mulai melanda, kesesakan hati pun semakin menjadi_jadi menantikan sang permata hati hadir dalam pandangan mata. Namun, apalah daya jika kerinduan yang begitu menyesakkan hanya akan terpendam dalam lubuk hati yang begitu dalam dan hanya akan menyisakan luka hati yang begitu menyakitkan. Dan pada akhirnya rasa ini perlahan akan memudar dan hilang dengan sendirinya seiring berjalannya waktu Hingga pada akhirnya kerinduan ini hanya akan terjembab dalam kubangan penantian.
All Rights Reserved
#704
penantian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meneroka Jiwa 2
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Narasi patah hati
  • WISHES.
  • KHALILA AND OTHERS
  • BROKEN HEART [END]
  • MY BEST MISTAKE
  • R E T A K  (TAMAT-SUDAH TERBIT)

Ketika lara akhirnya mempertemukan pada cinta yang dinanti. Kala akhirnya terkuak sang tabir misteri. Apakah hidup akan memberikan kebahagiaan yang hakiki atau hanya kembali menorehkan luka di hati? Kisah ini masih tentang Wangi, anak dari penderita skizofrenia yang mulai mencintai diri sendiri. Perempuan lugu dari kaki gunung Merbabu yang akhirnya menambatkan hati pada sosok lelaki yang dikagumi. Hidup yang semula hanya berisi caci pun perlahan mulai berwarna-warni. Namun, hidup tetaplah penuh misteri. Misteri yang meski mendewasakan diri, tetapi juga tak jemu menghadirkan kejutan yang mempermainkan emosi. Apakah salah satu jawaban dari misteri akan membuat lelaki yang dicintai tetap selalu di sisi atau justru terpaksa meninggalkannya sendiri? Akankah cinta membawa Wangi menemukan makna kehadirannya di dunia ini atau lagi-lagi hanya menunjukkan bahwa dirinya tak berarti? *** Dilarang keras mengambil sebagian dan/atau seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Manusia yang bermartabat tak akan sudi melakukan plagiat. Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata, tetapi untuk detail nama tokoh, profesi, institusi, tempat kejadian, atau peristiwa, semua adalah murni imajinasi penulis. Dengan demikian, apabila ada kesamaan, maka itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines