Kupeluk Lukaku

Kupeluk Lukaku

  • WpView
    Reads 12,345
  • WpVote
    Votes 286
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadComplete Fri, May 29, 2020
Kata siapa cinta hanya untuk mereka yang biasa saja dengan sepadannya? Kata siapa cinta tumbuh karena terbiasa saja? Kata siapa rasa kagum tak akan menumbuhkan cinta? Kata siapa cintamu akan tumbuh terus dan tak menimbulkan luka? Dan Kata siapa luka akan sembuh tanpa harus kau obati? Kata siapa luka kan berlalu karena waktu? Kata siapa luka akan selamanya menganga? Lalu, apakah kau cukup memeluknya dan biarkan semua kembali adanya? Sebuah cerita seorang wanita yang sangat mencintainya lelakinya, namun apalah daya, dia tak bisa mempertahankannya, mengikhlaskannya pergi bersama semua luka yang harus dia peluk sendiri. Bahkan walaupun dia merelakan dirinya hidup bersama dengan orang yang nyata-nyata tak mencintainya. Adalah Bening nama wanita tersebut dan Banyu adalah lelaki yang dicintainya serta yang telah menikah dengannya. Entah mengapa sepekan saja mengikat hubungan dalam kata rumah tangga Banyu meminta Bening untuk menggugat cerai. Entah mengapa sikap Banyu yang biasa membuat rindu tiba-tiba membeku. Entah mengapa senyum yang dulu selalu Banyu ulum saat bertemu dengannya tiba-tiba layu. Sebuah kisah cinta yang penuh perjuangan dan arti sebuah ketegaran dalam kata menerima, Menerima kekurangan dan kelebihan. Cinta yang ingin diabdikan untuk sebuah ikatan. Cerita yang penuh canda tawa, suka cita, peluh keringat, juga tangis dan luka.
All Rights Reserved
#64
noveldewasa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dan Lukanya
  • Ratusan Hari Mencari Hati
  • Serafina
  • My Bromance [18+] End
  • ALUNA
  • Lime of Euphoria
  • RETAK [END]
  • CINA-CINTAKU (SELESAI)
  • DESIDERIUM (SELESAI)
  • Perfect Love for Imperfect Things (SELESAI)

"Genggam cinta ini dan hempaskan semua dendam itu, karena cinta tak mungkin tumbuh, jika rasa dendam yang tersisa masih begitu dalam." ° ° ° ° "Kamu sakit apa? Ngomong dong mas, cerita. Selama kita nikah kamu gak pernah cerita kehidupan kamu sedikitpun ke aku, kenapa sih? Aku ini istri kamu loh," ucap wanita paruh baya, yang kini sudah tak mampu lagi untuk menahan air mata karena terlalu khawatir dengan kondisi lelakinya "Tapi saya gak pernah menganggap itu. Dan saya akan cerita ditempat yang menurut saya aman, dirumah yang bila mana saya berada didalamnya akan terus merasa nyaman. Dan itu....." "Dan itu pastinya bukan aku," potong wanitanya, pada seorang yang sedari tadi memberi tatapan elang padanya Wanita yang selalu terlihat tegar dihadapan siapapun itu. Kini, runtuh. Saat mendengar perkataan yang baru saja lelakinya lontarkan, bahwasanya tidak mengganggap dirinya sebagai seorang istri. Lelaki yang selama ini selalu ia kasihi penuh, dengan akar cintanya yang setiap waktu tidak berhenti tumbuh, namun seperti itu balasan yang diberikan. Kini terlambat, berat untuk beranjak lebih jauh. Ia sudah terlalu dalam, karena baginya lelaki tersebut bukan hanya belahan raga maupun jiwanya. Tapi juga, jika dia harus kehilangan seluruh tetes darahnya demi lelaki itu, maka dia bisa memastikan tidak akan muncul rasa penyesalan nantinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines