Kupeluk Lukaku
  • Reads 12,147
  • Votes 285
  • Parts 17
  • Reads 12,147
  • Votes 285
  • Parts 17
Complete, First published Apr 30, 2020
Kata siapa cinta hanya untuk mereka yang biasa saja dengan sepadannya? 
Kata siapa cinta tumbuh karena terbiasa saja? 
Kata siapa rasa kagum tak akan menumbuhkan cinta? 
Kata siapa cintamu akan tumbuh terus dan tak menimbulkan luka? 
Dan
Kata siapa luka akan sembuh tanpa harus kau obati? 
Kata siapa luka kan berlalu karena waktu? 
Kata siapa luka akan selamanya menganga? 
Lalu, apakah kau cukup memeluknya dan biarkan semua kembali adanya?

Sebuah cerita seorang wanita yang sangat mencintainya lelakinya, namun apalah daya, dia tak bisa mempertahankannya, mengikhlaskannya pergi bersama semua luka yang harus dia peluk sendiri.
Bahkan walaupun dia merelakan dirinya hidup bersama dengan orang yang nyata-nyata tak mencintainya. 

Adalah Bening nama wanita tersebut dan Banyu adalah lelaki yang dicintainya serta yang telah menikah dengannya. 

Entah mengapa sepekan saja mengikat hubungan dalam kata rumah tangga Banyu meminta Bening untuk menggugat cerai. Entah mengapa sikap Banyu yang biasa membuat rindu tiba-tiba membeku. Entah mengapa senyum yang dulu selalu Banyu ulum saat bertemu dengannya tiba-tiba layu. 

Sebuah kisah cinta yang penuh perjuangan dan arti sebuah ketegaran dalam kata menerima, Menerima kekurangan dan kelebihan. Cinta yang ingin diabdikan untuk sebuah ikatan. Cerita yang penuh canda tawa, suka cita, peluh keringat, juga tangis dan luka.
All Rights Reserved
Sign up to add Kupeluk Lukaku to your library and receive updates
or
#44surabaya
Content Guidelines
You may also like
JANDA TAPI PERAWAN (JANDA RASA PERAWAN) by RhaKartika
6 parts Ongoing
Highestrank 1 (3 Februari 2018) #rank 14 (6 des 2017)#rank 11 (8 des 2017)#rank 9 (9 des 2017)#rank 7 ( 13 des 2017)#rank 6 (16 des 2017)#rank 4 (1januari2018) #rank 2 (6januari2018) Perhatian : ini belum di revisi. Masih banyak typo. Masih banyak kesalahan penulisan. Terimakasih NB: Bukan cerita seks. Ini di khususkan untuk yang suka cerita kebaperan yang haqiqi ? Janda selalu identik dengan wanita usil, nakal, kesepian dan pribadi yang rentan menurut pandangan masyarakat. Di mata sebagian lelaki, janda bahkan di asumsikan nya sebagai pribadi yang rapuh, dan di jadikan sasaran empuk yang akan mudah untuk di iming imingi angin syurga bernama mahligai rumah tangga. Belum lagi pandangan calon mertua lelaki pengganti, status janda akan berkontribusi di jadikan bala sasaran pertimbangan bahkan penolakan terang terangan dari seluruh anggota keluarga. Alasan nya simple, kalau ada yang masih gadis kenapa harus memilih seorang janda? Padahal kalau kita berbicara tentang status gadis di jaman sekarang seharusnya di kaitkan dengan status keperawanan nya juga. Bahkan menurut barometer keperawanan yang berkembang di masyarakat, perempuan saat ini di golongkan menjadi 3 jenis. Pertama perawan yang memang rasa perawan. Kedua perawan rasa janda. Dan ketiga janda rasa perawan. Dan dari segelintir Janda di muka bumi yang masuk ke dalam kategori yang ke tiga, salah satu nya adalah perempuan bernama Aruna Zahrani Qotrunada. Hanya status nya yang berubah menjadi janda, namun keperawan perempuan itu tak perlu di ragukan. Dia masih perawan. Selaput dara nya masih melekat sempurna menjadi bagian tubuh nya. Namun meski begitu, predikat janda yang terlanjur melekat menjadi bagian nama nya membuat Nada harus sering mengelus dada. Padahal, bukan keinginan Nada untuk menjanda di usia nya yang masih 25 tahun. Dan ini lah cerita Nada. Cerita bagaimana dia harus melalui roller coaster kehidupan ketika dia menjadi seorang Janda. 19 Juni 2017
You may also like
Slide 1 of 10
JANDA TAPI PERAWAN (JANDA RASA PERAWAN) cover
Just an escape cover
Pak Joko - Sudah Terbit (Pak Djoko) cover
Rumah Keraton Mataram [ TAMAT ] cover
Kyai Nur Cahyaning cover
Trapped With My Brother Friend cover
Pertemuan tak terduga dengan sang mantan suami cover
Kosan Pink cover
Short Story I (Karyakarsa)  cover
KUYANG ( Aku Abadi Takkan Pernah Mati) cover

JANDA TAPI PERAWAN (JANDA RASA PERAWAN)

6 parts Ongoing

Highestrank 1 (3 Februari 2018) #rank 14 (6 des 2017)#rank 11 (8 des 2017)#rank 9 (9 des 2017)#rank 7 ( 13 des 2017)#rank 6 (16 des 2017)#rank 4 (1januari2018) #rank 2 (6januari2018) Perhatian : ini belum di revisi. Masih banyak typo. Masih banyak kesalahan penulisan. Terimakasih NB: Bukan cerita seks. Ini di khususkan untuk yang suka cerita kebaperan yang haqiqi ? Janda selalu identik dengan wanita usil, nakal, kesepian dan pribadi yang rentan menurut pandangan masyarakat. Di mata sebagian lelaki, janda bahkan di asumsikan nya sebagai pribadi yang rapuh, dan di jadikan sasaran empuk yang akan mudah untuk di iming imingi angin syurga bernama mahligai rumah tangga. Belum lagi pandangan calon mertua lelaki pengganti, status janda akan berkontribusi di jadikan bala sasaran pertimbangan bahkan penolakan terang terangan dari seluruh anggota keluarga. Alasan nya simple, kalau ada yang masih gadis kenapa harus memilih seorang janda? Padahal kalau kita berbicara tentang status gadis di jaman sekarang seharusnya di kaitkan dengan status keperawanan nya juga. Bahkan menurut barometer keperawanan yang berkembang di masyarakat, perempuan saat ini di golongkan menjadi 3 jenis. Pertama perawan yang memang rasa perawan. Kedua perawan rasa janda. Dan ketiga janda rasa perawan. Dan dari segelintir Janda di muka bumi yang masuk ke dalam kategori yang ke tiga, salah satu nya adalah perempuan bernama Aruna Zahrani Qotrunada. Hanya status nya yang berubah menjadi janda, namun keperawan perempuan itu tak perlu di ragukan. Dia masih perawan. Selaput dara nya masih melekat sempurna menjadi bagian tubuh nya. Namun meski begitu, predikat janda yang terlanjur melekat menjadi bagian nama nya membuat Nada harus sering mengelus dada. Padahal, bukan keinginan Nada untuk menjanda di usia nya yang masih 25 tahun. Dan ini lah cerita Nada. Cerita bagaimana dia harus melalui roller coaster kehidupan ketika dia menjadi seorang Janda. 19 Juni 2017