Story cover for SF Love  by ZahraHafity821
SF Love
  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 3
Ongoing, First published Apr 30, 2020
"Bener kata pepatah. Musuh terbesar kita itu ya diri kita sendiri. Gue nyesel udah nyerah gitu aja sama keadaan selama ini" ~ Ra

"Gue udah nggak percaya lagi sama yang namanya cinta sejati. Bagi gue cinta sejati itu cuma ada di dalam novel aja." ~ Lan

"Alasan gue nyembunyiun perasaan ini biar dia nggak terluka. Cinta udah berhasil ngebunuh sifat egois gue." ~Rey

"Meskipun semesta berjuang habis-habisan misahin kita. Tapi, ujung-ujungnya dia akan kalah sama takdir juga, bukan?" ~ Cha
 
                                         ***

Tokoh utama tak selalu sempurna atau protagonis bukan?  kita semua punya sisi protagonis dan antagonis masing-masing. Begitulah tokoh-tokoh yang menghiasi kisah ini.
                 
SF Love

Tentang menemukan jati diri dan mengeja setiap air mata yang dibingkai dalam figura bernamakan cinta.  




Warning! Don't Copy My Story..
All Rights Reserved
Sign up to add SF Love to your library and receive updates
or
#944bandung
Content Guidelines
You may also like
Tokoh Utama by MailaIsnaFadhea
21 parts Complete
" Lo ngga lagi berubah ke alter ego Lo yang lain kan ?" Tanya Icha memastikan karena jawaban dari raksa tidak sesuai dengan apa yang ia inginkan. Yang ditanya malah senyum senyum sendiri. "Kumat kan Lo malah kerasukan sekarang, senyum" ngga jelas lagi" "Takut ya lo kalo gue kerasukan bneran?" "Ish seriusan raksa gue nanya beneran" " Lo mau gue jawab seserius apa Cha karena itu emng jawaban gue" "Terus apa hubungannya posisi sama penyakit?" "Ada, klo gue ngasih tau ke bokap tentang penyakit gue ini sama aja kaya gue yang ngambil peran tokoh utama dari Abang gue sendiri" " Abang? Bang reja maksud lo?" "Apaan si sa jawaban Lo ambigu bgt bang reja ga mungkin kali sejahat itu sama Lo nganggep lo rebut kasih sayang bokap Lo" "Iya gue tau bang reja ngga cuman ngga sejahat itu tapi dia juga sayang bgt sama gue, kalo Lo jadi gue emng Lo tega biarin diri Lo sendiri rebut tokoh utama yang seharusnya bukan milik Lo?" " Tokoh utama apaan lagi si sa, kita ini di dunia nyata jadi ya tokoh utama nya ya cuman diri Lo sendiri, gue saranin mending Lo buruan bilang ke bokap Lo tentang penyakit lo itu" Raksa tertegun mendengar perkataan Icha itu " Lo malu yah punya calon pacar penyakitan mental kaya gue?" "Apaan si emng gue mau jadi pacar lo " Jawab Icha sepelan mungkin. " Kalo mungkin Lo nantinya jadi pacar gue sa, gue ga bakalan malu punya pacar seorang raksa yang menurut Lo, Lo adalah manusia penyakit mental karena itu ngga jadi masalah buat gue tapi masalahnya apa iya gue pantes, bersanding sama Lo yang terlalu sempurna buat gue, dan lagipula gue masih ada rasa buat Abang lo sa"batin Icha Tanpa mereka sadari setelah percakapan mereka berhenti disana mereka saling bergumam dalam hati, sambil menikmati sejuknya terpaan angin sore di tepi ladang sawah.
You may also like
Slide 1 of 9
Kontradiksi Hati | ULAH & IMA cover
aku atau dia? || Fenly Un1ty || cover
You Got It cover
Tokoh Utama cover
(COMPLETE) UAJC Tiara Baron ( Untuk Apa Jatuh Cinta ) cover
Look At Me!!!                                            [Follow Sblm Membaca❤] cover
Lajur Rasa - [END] cover
CINTA SEPIHAK [TERBIT] cover
BACKSTREET cover

Kontradiksi Hati | ULAH & IMA

40 parts Complete

Ketika kalian bingung di dalam dirimu adakah dirinya, dan kalian tidak tahu di dalam dirinya adakah dirimu? Kisah ini menceritakan tentang kondisi sepasang kekasih yang sama-sama meragu akan cintanya dan yang mencintainya. Saat kamu kehilangan dia, orang lain baru menemukannya. Begitu kamu menemukan dia, pasti orang lain lah yang sudah kehilangannya. "Hati terkadang tak menentu, kadang pula menipumu, padahal kau menginginkannya tapi malah seolah ingin melupakannya. Namun, ketahuilah jawaban dari segala pertanyaan hanya pada ketika perasaan itu kau biarkan." -Ima "Perjalanan hati memang selalu penuh dengan lika-liku, barangkali memang sudah sewajarnya ragu membelenggu hingga poros dada berputar makin kaku. Namun, cinta itu tentang dua manusia, terima kasih telah membuat usaha ini tidak berakhir sia-sia." -Ulah Cinta mungkin bisa berakhir, tapi bukan kuasa kita memilih takdir. Note : Kisah ini sepenuhnya adalah fiksi jika ada kesamaan nama, tempat, dan kejadian selaku penulis saya memohon maaf. Copyright © 2020 by farhanhidayatullah