Tentang Ashel

Tentang Ashel

  • WpView
    Reads 84
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Fri, May 8, 2020
Hy guys, kenalin gue yaya. Nama panjang gue hiyahiya.gak Nama asli gue Ashell Yanara Izma.. Sedikit ngulik kehidupan gue, dulu orang tua gue pekerja kerasa banget sampe kaya gaada waktu buat anak anak nya dan sampai saat ini kenapa gue kaya ga akur sama papa gue dan dikit ga akur sama mama. Gue selalu bareng sama mas dan abang gue yang temenin gue. Tapi kayanya abang gue ini benci sama gue ngeliat gue aja kayanya jiji.. Tapi semenjak mas mau nikah abang udah ga gitu lagi sih, padahal waktu kecil gue sama dia lengket banget, katanya sih dia cemburu ama gue gara gara gue lebih di manja daripada dia. Padahal gue ngerasa mama papa gue ga manjain gue, apa karena gue ga bersyukur aja kali ya? Bitiway, gue ini bandel gamau kerudungan pake baju seksi, dingin, cuek, tapi setelah udah mulai akur sama papa, sifat periang gue muncul lagi, dan gue mencoba pake kerudung ya walaupun masih buka tutup tapi masih belajar lah kan ga harus sempurna, sedikit2 aja dulu. Oke deh Maaf kalo ada kesalahan kata kata di part part nya yaaa.. Gue masih belajar, kalo ada typo boleh di komen. Jangan lupa di vote juga yaa hehe... Kata2 nya kadang baku/nonbaku jadi menyesuaikan aja.. Sorry kalo aga ga nyambung gitu😫
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • NEVER CHANGE ME & YOU
  • ELZEAN [On Going]
  • Kawin Kontrak? [COMPLETED]
  • Rebound
  • Because I'm Stupid (End)
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • Alex(A)
  • Jodohku
  • DIA ADALAH NAJA
  • Eliinaa

"Momen seperti itu sudah jadi mimpi buatku," Ayahku telah tiada, dan kenangan itu tak akan kembali. Namun, di tengah rasa sakit itu, Jea tetap bersyukur. Masih ada ibu yang selalu ada untuk Jea. Beliau seperti punya dua peran dalam hidupku-seorang ibu dan seorang ayah sekaligus. Ibu selalu mewarnai kehidupan anaknya, walaupun terkadang kami suka bertengkar sambil bercanda dalam hal-hal kecil. Tapi Jenna hanya bisa berharap, semoga ibu panjang umur dan sehat selalu. Melihat ibu seperti itu membuat Jea sadar, hidup ini mungkin tidak akan selalu adil, tapi ia punya alasan untuk tetap kuat. Setiap tawa yang ibu bagikan, setiap lelah yang dia sembunyikan, semuanya mengajarkan untuk terus berjalan, meski kadang langkahku terasa berat. Jea sadar, momen seperti di kantin tadi mungkin bukan untuknya, tapi Jea tak akan membiarkan dirinya terus terjebak dalam rasa kehilangan. Karena ada ibu yang selalu berjuang untuk kebahagiaan Jea. "Dan jika ayah dulu adalah pelindung di masa kecilku, sekarang ibu adalah pelita yang menerangi masa depanku" Batin Jea. "Jujur, aku iri sama mereka". • • • • • • Aku hanya anak kecil yang ditinggal oleh Ayah pergi jauh dan tak akan kembali ke dunia ini. -Jeanna Azarina- Ayah, anakmu sudah dewasa sekarang apakah tidak rindu? Apakah Ayah masih ingat wajah anakmu yang mirip sekali dengan Ayah. -Jeanna Azarina- Ayah, aku sangat merindukanmu sangat ingin memelukmu dan banyak hal yang ingin aku bicarakan kepadamu tapi kapan? -Jeanna Azarina- Walaupun aku kehilangan figur seorang Ayah tapi, kalau bukan ini takdirnya mungkin aku tidak bisa kuat dan bertahan sampai detik ini. -Jeanna Azarina- Aku ingin sekali merasakan memanggil Ayah berkali-kali didalam rumah kemudian, ayah menghampiri dan memelukku erat. -Jeanna Azarina- #Kisah nyata penulis #DILARANG KERAS UNTUK MENJIPLAK

More details
WpActionLinkContent Guidelines