NAYRA

NAYRA

  • WpView
    MGA BUMASA 2,117
  • WpVote
    Mga Boto 98
  • WpPart
    Mga Parte 10
WpMetadataReadKumpleto Wed, Oct 21, 2020
Rayhan Domani Putra seorang cool boy atau patung hidup yang tak sengaja menabrak seorang gadis yang membawa banyaknya jumlah buku hingga menutupi wajahnya! Nayra Anas Putri atau biasa di sapa Nay gadis imut dan manis yang masih berusia 15 tahun namun cara berpikirnya masih di bilang anak TK dan memiliki hobi yang buat orang-orang di sekelilingnya menjadi gemas!! Gimana kisah Ray yang terus saja di hantuin oleh sikap Nay yang seperti anak kecil itu? Apakah Nay yang memliki hobi istimewa itu bisa hilang karena adanya pelindung? Akankah berakhir bahagia seperti kehendak para pembaca atau sebaliknya?
All Rights Reserved
#577
ngakak
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • BUMANTARA
  • Unforgettable Love
  • My Ice Boy
  • Gardenia | END
  • ManDavano
  • KaRa
  • Annoying Girl (Selesai)
  • My Prince Boy [TERBIT]
  • Mencintai Si Kutu Buku ( On Going )
  • Rasya Story
BUMANTARA

PLAK!!! Suara tamparan keras yang menghantam pipi seorang gadis yang tengah meringkuk di atas dinginnya lantai toilet. Gadis itu tak melawan, dia hanya diam sambil menatap nanar pada lantai, dia Naya Rivera. "ANJ**G! gak guna lo!" maki seorang siswi itu, sambil sesekali menendang tubuh gadis malang itu. "Maaf." ucap Naya itu dengan nada bergetar, hanya kata itu yang bisa dia ucapkan di balik rasa takutnya. Cih! Bukannya merasa kasihan, siswi itu malah semakin membabi buta dengan menarik keras rambut Naya, lalu mencengkram kuat-kuat rahang Naya. "Apa? maaf lo bilang?! Kata maap lo gak cukup buat nilai tugas gue jadi 100 tolol! Dasar anak pelac*r!" keras dan tidak tahu rasa terima kasih, itulah Rossalia Maharani. Menjadikan Naya sebagai budak untuk mengerjakan semua tugasnya. Naya memang terkenal akan sifat lugu serta kepintarannya, dan Rossa berpikir bahwa mengapa dia tidak memanfaatkan itu semua bukan? Tuntutan akan keluarga Rossa, yang menekan anaknya untuk menjadi yang paling utama dalam hal apapun, apalagi masalah prestasi di sekolahnya. Bagi Naya, sekolah ataupun rumah itu sama saja, iya sama saja tempat yang menyakitkan. Disaat orang lain merasakan rumah menjadi tempat ternyaman, namun itu tidak berlaku bagi Naya. Tamparan bahkan pukulan sudah menjadi bagian yang Naya dapatkan setiap harinya. Tak ada yang menyayanginya, tak ada yang mampu mengerti keadaannya, tak ada seorangpun. Ibu nya? Tidak, dia sama saja seperti orang lainnya. Teman? itu apa lagi, Naya sama sekali tidak mempunyai teman. "Mana ada orang yang mau berteman dengan orang udik seperti saya" pikiran itu yang selalu tertancap keras di pikirannya. Apakah Naya mampu melawan setiap kesedihan nya? Akankah Naya merasakan kebahagiaan seperti yang orang lain rasakan?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman