Story cover for EUFORIA by pringlescakress
EUFORIA
  • WpView
    Reads 482
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 5
  • WpView
    Reads 482
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 5
Ongoing, First published Apr 30, 2020
Selalu ada seseorang yang berdiri dengan sigap dan siaga dibelakangmu. Melihat, mendengarkan walau tak berucap. Tetapi kebanyakan orang selalu membuta dan menuli. Mengetahui tapi mendiamkan. Setelah lama lari dan akhirnya terjatuh, ia tersadar bahwa larinya keliru. 

Ini kisah seorang gadis yang sangat senang dan nyaman yang berlebih ketika bersamanya, tetapi ia menutupi itu semua. Menutupi rasa untuknya, dengan sikap kasar yang diberikan gadis itu untuk cintanya. 

Saat ini tidak ada yang mengetahui tentang rasa untuk cintanya, ia menyimpanya sendiri disuatu tempat dengan rapih. Hanya Tuhan dan dirinya. Tetapi ia berpikir sejenak, akan sampai kapan rasa ini disembunyikan? Akan sampai kapan menunggu keberanianya muncul? Akan sampai kapan ia membohongi diri sendiri dan menjadi pengecut?
All Rights Reserved
Sign up to add EUFORIA to your library and receive updates
or
#10espresso
Content Guidelines
You may also like
ESCAPE. | Jake - Yujin ✓ by Seon_Kim
21 parts Complete
Setiap manusia selalu mengharapkan kebahagiaan di setiap detik kehidupannya. Bukankah begitu? Sayangnya, terkadang harapan yang selalu dipanjatkan, membuat kita terlena dan lupa, bahwa perlu ada penerimaan takdir Tuhan. Andrian Savas, seorang mahasiswa yang harus memenuhi biaya kuliah melalui jerih payahnya sendiri. Di tengah ketidakpastian hidup, ia dipaksa menanggung beban yang seharusnya bukan miliknya-konflik keluarga yang tak kunjung reda. Sampai di titik terendahnya, Savas hampir menyerah. Lalu, ia bertemu dengan seorang gadis di tepi jembatan. Ellana Uttari, gadis asal Kalimantan yang memilih kabur sejauh mungkin, demi menghindari belenggu keluarganya. Rasa putus asa membuat Ellana hampir menjatuhkan dirinya dari sebuah jembatan. Detik-detik terakhir sebelum ia mengakhiri hidup, Savas datang, menyelamatkannya. Saat mengetahui bahwa gadis itu tak punya tempat untuk kembali, Savas menawarkan rumahnya sebagai tempat singgah sementara. Tanpa mereka sadari, keputusan itu membawa keduanya ke dalam pusaran rahasia dan luka yang semakin dalam. Namun, semakin Savas mengenal Ellana, semakin banyak pertanyaan yang muncul. Mengapa gadis itu pergi ke kotanya? Mengapa ia menerima tawaran Savas seolah mereka bukan orang asing? Dan, apa sebenarnya yang selama ini Ellana sembunyikan darinya? (Note: The entire storyline here is purely fictional and excludes the private lives of the artists. Please read this book responsibly and avoid associating the content with reality, as this is a non-commercial work). ©Seon_Kim
Coffe Shop by Zafima_kazumi
27 parts Ongoing
Di usia 20 tahun, Nana merasa hidupnya seperti kehilangan arah. Sebagai anak dari keluarga kaya raya, ia tidak pernah menyangka akan menghadapi cobaan seperti ini. Baru saja ia putus dari pacar yang selama hampir dua tahun menjadi dunianya, dan perceraian orang tuanya membuat segalanya semakin berantakan. Untuk melarikan diri dari rasa sakitnya, Nana memutuskan untuk bekerja di sebuah kafe kecil, meski itu berarti harus pulang larut malam setiap hari. Di kafe itu, ia sering melihat seorang lelaki yang selalu duduk di sudut ruangan. Lelaki itu tampak sederhana namun membawa aura yang berat, dengan kebiasaan yang mencerminkan gaya hidup berantakan. Nana merasa ada luka mendalam yang tersembunyi di balik tatapan kosongnya, seolah-olah ia memikul beban berat yang tak mampu ia lepaskan. Pertemuan mereka yang awalnya biasa saja perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih. Nana, dengan sifatnya yang penuh perhatian, mencoba mendekati Mark, meski ia sering diperlakukan kasar. Mark, di sisi lain, tak bisa menahan dirinya dari menarik Nana masuk ke dunianya yang gelap. Hubungan mereka adalah pertemuan dua jiwa yang sama-sama terluka, namun saling menemukan harapan di tengah kehancuran. Namun perjalanan mereka penuh liku. Sebuah kejadian tak terduga mengubah segalanya, membuat Mark harus bertanggung jawab atas hidup Nana dengan cara yang tak pernah ia bayangkan. Bisakah mereka mengatasi luka masing-masing dan menemukan kebahagiaan? Atau akankah bayang-bayang masa lalu menghancurkan segalanya? "Coffe Shop" adalah kisah tentang keberanian menghadapi rasa sakit, memaafkan diri sendiri, dan cinta yang datang di saat paling tak terduga.
You may also like
Slide 1 of 10
SECANGKIR KOPI SEBELUM PULANG || END cover
Untuk Ayah cover
Kopi & Deadline (On Going) cover
Gue, Matcha dan si Mantan Stalker cover
Bukan Stalker [TAMAT] cover
Ruang Biru [ON GOING] cover
Sangsaka cover
ESCAPE. | Jake - Yujin ✓ cover
Coffe Shop cover
Let Me Love You Longer cover

SECANGKIR KOPI SEBELUM PULANG || END

48 parts Ongoing

Di tengah kepulangan yang tak bisa ditunda dan perasaan yang belum selesai diucapkan, dua orang bertemu untuk terakhir kalinya. Mereka duduk di sudut kedai favorit mereka, berbagi cerita dalam diam, tertawa kecil atas kenangan-kenangan lama, dan menyesap kopi yang rasanya lebih pahit dari biasanya-karena diseduh dengan perasaan yang tak ingin berpisah. Cerita ini bukan tentang cinta yang besar atau konflik yang dramatis, melainkan tentang hal-hal kecil yang sering kali paling membekas: tatapan terakhir, kalimat yang tertahan, dan secangkir kopi yang jadi pengantar seseorang untuk pergi-mungkin untuk selamanya, atau hanya sementara. --- Tema Cerita: Perpisahan dan penerimaan Kenangan yang membekas Kehangatan dalam hal sederhana Emosi yang tak selalu diucapkan "Secangkir Kopi Sebelum Pulang" adalah sebuah cerita bernuansa slice of life yang hangat sekaligus sendu, menggambarkan momen perpisahan yang sederhana namun penuh makna. Cerita ini sering kali dibalut dengan latar suasana sore menjelang senja, di sebuah kedai kopi kecil yang menjadi saksi bisu pertemuan terakhir dua insan yang pernah saling berarti.