We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Cinta,Kamu&Luka

Cinta,Kamu&Luka

  • WpView
    Reads 185
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 23, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Aku ingin bercerita perihal bahasan hati yang tak kunjung mati meski ditikam berkali-kali.Aku tidak mengerti sejak kapan hatiku jadi sekuat ini padahal aku hampir menyerah dengan keadaan.Rasanya sulit melawan kemustahilan.Aku lelah dan ingin berbalik arah.Tidak masalah bila mereka berfikir aku lemah. Kamu tahu seberapa kerasnya aku memperjuangkanmu. Kamu tau seberapa kuatnya aku menahanmu tetap disisiku. Kamu tau,tau dengan jelas seberapa dalam kamu menusuk hatiku,mematahkan anganku,menolak rasa tulus yang ku punya untukmu. Kamu tau,sedang mereka tidak.
All Rights Reserved
#182
hubungan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • SEMESTAKU [Segera Terbit]
  • Kisah Nyata Dalam Mimpi
  • Maafkan Aku
  • Bukan Kita D.A.N
  • Kuat Untuk Sebuah Patah
  • DALAM DETAK (SELESAI)
  • Cerita Tentang Kita
  • Yang Pernah Patah

"Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab, bagaimana caranya ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/22]

More details
WpActionLinkContent Guidelines