Ikhlas Yang Tak Sempurna

Ikhlas Yang Tak Sempurna

  • WpView
    Reads 86
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 4, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Namaku Melody Finella Regata, orang-orang biasa memanggilku Melody. Saat mendengar namaku mungkin kalian akan teringat dengan musik. Ya, aku suka musik, aku memiliki bakat di bidang musik, seperti bernyanyi, bermain piano, bermain gitar, dan sebagainya. Aku jatuh cinta dengan musik karena sosok lelaki spesial di masa lalu. Hidupku berubah seratus delapan puluh derajat saat aku kehilangannya dan masuk sekolah di sekolah yang bukan keinginanku. Satu hal lagi, hidupku berubah saat Tuhan menghadirkan beberapa orang baru di hidupku. Ini adalah kisahku dengan ikhlas yang tak sempurna dalam menerima hal-hal yang menyakitkan untukku. Dan ini adalah kisahku bersama orang-orang yang cukup membuatku bahagia dan membuat hidupku berantakan, yang cukup memberiku pengalaman dan juga pelajaran.
All Rights Reserved
#969
patah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rama Prananta (Sudah Terbit)
  • ALNAYA [COMPLETED]
  • Ilusi
  • TIANNE (My Happiness Is In You) (✓)
  • ALSYA
  • SKALA (Reana) COMPLETED
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • ALFA [selesai]
  • EMBUN
  • ALEA (COMPLETE)

"Kenapa sih lo gak mau pacaran?" tanya Rama. "Buat gue, pacaran itu gak jelas dasarnya. Karena hanya di dasari sebuah perasaan. Sedangkan yang namanya perasaan kan dinamis, berubah-ubah. Gak pasti, gak jelas, gak signifikan." jawab Rose dengan santai. "Lo harus coba buka hati. Lo harus coba pake perasaan, dengan begitu lo akan ngerti kalau perasaan itu gak sesempit yang lo kira dan gak sedangkal teori yang lo cetuskan." "Caranya?" "Pacaran sama gue." *** Rose yang selalu menggunakan logika di banding perasaan karena ada trauma mendalam yang berkepanjangan. Sedangkan Rama selalu saja berusaha mengulik luka tersebut. Rose berusaha agar tidak ada yang mengetahui luka tersebut, termasuk Rama. Namun, Rama tak pernah kehabisan cara untuk meruntuhkan pertahanan tersebut. *** "Nama lo bagus, sama kayak artinya, mawar. Indah, tapi gak semua orang bisa mendapatkannya. Tapi gue yakin, gue bisa dapetin lo. Selayaknya bunga mawar, lo punya duri buat ngelindungin diri. Jadi gak sembarangan tangan bisa ngedapetin lo. Kalau ada yang nekat, paling tangannya luka kena duri. Tapi gue bisa jamin, gue adalah orang yang pantes buat dapetin lo. Walau harus terluka." -Rama Prananta.

More details
WpActionLinkContent Guidelines