Bayanganmu

Bayanganmu

  • WpView
    MGA BUMASA 13
  • WpVote
    Mga Boto 0
  • WpPart
    Mga Parte 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Sat, May 16, 2020
Tumbuh ditengah keluarga yang begitu harmonis, memiliki orang tua yang sangat mencintai nya, kakak yang selalu melindungi nya, dan sahabat yang selalu menjadi pendengar setianya. menjadi kan hidup Aqila menjadi sempurna. Namun, siapa yang menyangka kebahagiaan dapat berubah menjadi suatu luka hanya dalam hitungan detik saja. Perlahan satu persatu orang yang dia sayang pergi meninggalkan nya. Hingga akhirnya sahabat nya Aksa datang kembali, menjadi sosok yang sangat berarti bagi Aqila, bukan hanya seorang sahabat, bagi Aqila dia adalah ayah, ibu, dan kakak terbaik nya. Tapi ternyata, kepedihan belum berhenti sampai di sana, orang yang sangat berarti dalam hidup nya ternyata hanyalah sebuah bayangan, dia tak benar benar ada baginya, ternyata semua nya hanyalah dusta belaka. Hal ini membuat Aqila sangat putus asa, bahkan ia berpikir tak ada lagi gunanya ia hidup di dunia. Namun, ternyata tuhan sangat menyayangi Aqila, dia tak ingin Aqila kembali sebelum waktunya. Walaupun Aksa hanyalah sebuah banyangan setidaknya Ila masih memiliki Saka, meski pada sisi kenyataan Saka pun hanyalah sebuah kebohongan. Karena adakalanya satu hal harus tersembunyi agar bisa membuat banyak hal baik baik saja. . . . . Sambil baca, boleh dong di vote supaya aku makin semangat untuk terus berkarya. terimakasih 😍
All Rights Reserved
#584
aksa
WpChevronRight
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • DANADYAKSA
  • Arsyilazka
  • MEMELUK LUKA [END]
  • Sebuah Penantian {ENDING}
  • AksaAqilla [Tamat] (Proses Revisi)
  • KIARA [END]
  • ZAWIL
  • CLAUSTRUM || End✓
  • Moonlight Glow in the Heart [On Going]
  • Be with you

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman