CRACKED

CRACKED

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 10
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadComplete Thu, Jun 18, 2020
tentang biru dan nugraha Namaku adalah biru febriana, aku tidak tahu tentang diriku sendiri entah karena aku tidak paham atau karena aku tidak mau memahami diriku, aku pernah merasa menjadi orang paling beruntung di dunia ini karena aku memiliki sosok seperti nugraha, sosok yang penuh kejutan, tak pernah mampu berkata manis tapi dia selalu memberiku bukti yang ku rasa cukup untuk membuatku yakin. Aku pernah menjadi sosok putri untuk nugraha ku sebelum dia berubah menjadi senja yang dengan sekejab mata pergi meninggalkan bekas indah jika dikenang akan tetapi gelap dan pekat dalam kenyataan. Aku tidak mengerti akankah nugraha dapat kembali menemaniku sebagai birunya atau hanya sebagai teman biasa atau bahkan semakin jauh bak tak pernah saling mengenal :)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lembar Terakhir Surat Untuk Dika
  • ANNISA {ON GOING}
  • Step By Step
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • Ayesha Transmigration
  • Sastra dan Angka ( END )
  • kiara's dream
  • Langit Biru [END]
  • Elshanum & Albirru
  • Damira (END)

"Tentang hari ini Dik, seni mencintaimu harus ku akhiri dengan kesedihan dan kebahagiaan yang mendalam. Kau sudah menemukan kebahagiaan yang selama ini kau cari. Salut untukmu Mil, kamu perempuan hebat. Dan ku titipkan semua aksaraku padamu, sebagai bait kata yang menemukan penyair baru. Puisiku akan terus tumbuh, meski aku tak lagi dapat merangkainya" Kisahh ini bercerita tentang Anima, gadis cantik asal Solo yang sedang dalam tahap berhijrah. Ia bukan seorang pendosa. Namun, betapa susahnya istiqomah menjalani perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Terlebih lagi, hal yang lebih sulit dialaminya ketika keimanannya diuji oleh hadirnya sosok Andika Ahmad Firdaus dalam hidupnya. Teman SMA yang sedang menjalani pendidikan TNI. Seseorang yang hanya bisa dirangkul dari jauh tanpa bisa menyentuhnya. Memeluknya dalam hati, mencintai sendirian. Iman yang kokoh bahkan sesekali tersungkur, membuatnya lelah dan selalu dalam keputus asaan. Hingga pada akhirnya, melepaskan adalah sebaik-baiknya bentuk mengikhlaskan. Sebab jatuh cinta adalah takdir, mencintai adalah pilihan. Dan Anima telah memilih untuk mencintai dengan cara yang paling menyakitkan. "Akan ku kantongi kegagalanku hari ini. Tidak akan ku buang. Nanti akan ku lihat kembali ketika kemenangan sudah menghampiri." Hatiku yang berkata. Rancu. Setiap hari selalu rasa letih yang ku rasakan. Entah apa yang membuat aku setegar itu sampai saat ini. Hanya iman yang kumiliki. Ini adalah kisah muslimah yang merangkak menemui Tuhannya dalam cinta yang tak seharusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines