Story cover for Bengis by HibatullahHibatullah
Bengis
  • WpView
    Reads 2,405
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 2,405
  • WpVote
    Votes 105
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published May 02, 2020
Adi masih menduduki tubuh Nizar yang sudah mulai tak sadarkan diri dengan matanya yang bersimbah darah. Dilihatnya bolpoin yang ada di genggamannya yang sudah digunakan untuk menyerang Nizar tadi. Ada banyak darah berlumuran disana. Adi mencoba mendekatkan bolpoin itu ke hidungnya, lantas menciumnya. Ada sedikit aroma aneh yang menyeruak menerobos masuk melalui lubang hidung Adi. Apakah rasanya akan sama anehnya dengan baunya? Adi mulai penasaran. Dan yang paling membuatnya penasaran adalah apakah benar bentuk mata itu bulat seperti bola?



Mengandung adegan kekerasan, anak-anak di bawah usia 10 tahun tidak dianjurkan untuk membaca.


Baca sekalian vote ya guys ...😉




Sebuah cerita kolaborasi pertama antara @HibatullahHibatullah dan @AwanAwann
All Rights Reserved
Sign up to add Bengis to your library and receive updates
or
#990crime
Content Guidelines
You may also like
(Not) A Dream School (On Going) by AnggiPratiwi935
25 parts Ongoing
Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah? Gimana rasanya? Yang pasti bakal penuh drama kan? Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang. Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang. 😂 *** Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan. "Elang--" "Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu." "Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri. "Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya. "Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan. Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana. Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat. *** . . . So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;) See u👋
STAY BY MY SIDE [Psikopat]  by Jia_Chim
86 parts Complete
(Follow dulu baru baca guys...) ... "Jadi? Lo sebenarnya cinta sama gue atau sekedar ingin menyiksa gue?" tanya Clara pelan sambil menahan tangisnya yang ingin pecah. "Awalnya gue liat lo sebagai korban!Tapi semakin kesini sepertinya lo tidak pantas dijadikan korban penyiksaan gue," kata Devan enteng. "Mmaksud lo?" tanya Clara hati-hati karena takut membuat pria dihadapannya tersinggung. "Gue mau jadikan lo... " *** Devan merupakan cowok yang senang memutilasi tanpa menunggu korban mati. Dia suka sesuatu yang berhubungan dengan darah dan jeritan kesakitan dari korbannya. Devan memiliki sahabat yang hobi menyiksa sama sepertinya. Awal mereka bertemu tanpa sengaja ketika menjadikannya korban. Jiwa psikopat yang udah nurun dari sang ayah sampai saudara tirinya juga ikutan membunuh sang ibunda, kecuali ibunda Devano. Siapa yang berani menyentuh kesayangannya, mati! Orang yang dibunuh oleh saudaranya adalah orang yang bersalah. Berbeda dengan Devan, dia membunuh tanpa belas kasih dan tanpa dendam baik itu orang baik atau lebih bagus jika Devan membunuh orang yang jahat. Penasaran dengan kisah hidup Devano yang hampir seluruh keluarganya bahkan sepupunya juga berjiwa psikopat? Silahkan baca readers... No Copy paste!! Murni imajinasi sendiri jadi tolong hargai. #Rank 1 Asli_200820 #Rank 1 Devano_200820 #Rank 1 Murni_220820 #Rank 1 Psikopat_161220 #Rank 1 Darah_120920 #Rank 1 sedih_031020 #Rank 1 Danger_230321 #Rank 1 Luckybluesmith_030421 #Rank 1 Kesukaan_040421 #Rank 1 Dicari_060421 #Rank 1 Mutilasi_170122
Past life Casper by MintBlaster
4 parts Ongoing
Sedari kecil tidak mengenal seorang ayah, membuat Casper terus mencari tahu tentang sang ayah. Di umur yang ke-9 tahun, neneknya yang selama ini memang tidak menyukainya, menjualnya pada orang asing. Di perpisahan mereka, neneknya hanya berkata bahwa ayahnya masih hidup. Seseorang yang ia pikir sudah mati, ternyata masih hidup. Itu sangat mengejutkan. 5 tahun setelah ia mengerti bahwa ia telah dibuang dan memang tak diinginkan, anak itu kabur dari sebuah organisasi berbahaya yang selama ini menjadi wadahnya untuk bertahan hidup. Ia keluar dari organisasi itu untuk mencari sang ayah, berharap bersama sang ayah hidupnya akan menjadi lebih baik seperti mimpinya. Namun, setelah berhasil menemui sang ayah, hidupnya langsung berubah signifikan. Aturan-aturan yang menjerat ternyata tak lebih baik dari sewaktu masih menjadi anggota kriminal. Sampai pada akhirnya, ia sadar, ia hanyalah seonggok manusia yang tak diinginkan oleh siapapun. Kegelapan kembali menguasai ketika ia mengetahui segala rahasia yang melukainya. "Kalau ayah tau, selama ini aku bermimpi kalau hidup sama ayah bisa buat aku punya kehidupan yang normal. Ternyata nggak ya." Casper tertunduk di atas tanah dengan posisi kedua tangan terikat di belakang. Sementara Charles, pria itu menatap Casper dengan pandangan datar. Ia tak munafik untuk tak mengakui bahwa hatinya terasa nyeri ketika mendengarnya. Namun, ia segera menepis perasaan itu. Jari yang menodongkan pistol pada anak itu semakin mengerat. "Ada pesan terakhir, Casper?" "Aku benci ayah." Charles tersenyum miring. Dorr! Cover by pinterest
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  by DianYustyaningsih
93 parts Complete
Beberapa detik tatapan mereka beradu. Athur menajamkan tatapan saat Milla terus menatap matanya. "Jangan berani tatap gue!" "Kenapa? Mata lo sakit?" Bukan mundur. Milla malah semakin maju. "Jangan lihat mata gue!" tegas Athur memalingkan wajah. "Oo jadi lo itu sakit mata? Atau mata lo ada beleknya ya? Dih jorok." "Diam!" Milla tersenyum menantang. Ia pindah posisi di depan Athur sehingga cewek itu semakin leluasa menatap mata Athur. Milla mempertajam penglihatan. Ia penasaran, memang ada apa di mata Athur. "Mata lo baik-baik aja. Gak merah tuh," ucapnya bak seorang dokter spesialis mata. Athur menunduk menatap mata Milla penuh amarah. "Minggir." Satu kata keluar penuh penekanan. Bukan Milla jika segera mundur saat ada hal yang menyenangkan. Milla malah semakin maju dan menatap mata beriris hitam pekat itu. "Jangan-jangan mata lo katarak ya. Atau malah mata lo punya virus menular jadi orang lain gak boleh lihat mata lo," ucap Milla bernada berlebihan. Sampai-sampai ia membelalakan mata, membuka mulut serta meletakkan kedua tangan di pipi. Emosi yang sejak tadi Athur kendalikan kini sudah di ujung tanduk. Baru kali ini ada orang yang berani menatap matanya. Bahkan sedekat ini. Apalagi baru kali ini kata-kata dingin Athur tidak mempan. Saat semua orang menunduk ketika Athur mengedarkan pandangan. Milla berbeda. Saat semua orang takut untuk berbicara dengan Athur. Milla berbeda. Dan saat semua orang diam ketika Athur berbicara. Milla berbeda. Tatapan Athur lurus pada mata Milla. "Gue akan buat lo nyesel berani tatap mata gue!" tegasnya bernada mengancam.
Taruhan [END] by vialivi_wdh
66 parts Complete
Menjadi Taruhan antara beberapa Gengster untuk balas dendam itu sangat menakutkan. Tapi, tidak ada yang menyangka, dia menemukan sosok cowok pemberani yang menyelamatkan hidupnya nyaris diperkosa. Tanpa disadari lagi, cowok itu juga yang mempersulitnya disekolah barunya, mengingat dia dari sekolah musuh bebuyutan dalam dunia malam. Dunia itu begitu sempit, keadaan itu sangat mengejutkan, sampai lidah ini tercekat, ingin mengatakan banyak hal namun tidak bisa. . "Aku mau jadi Taruhan kalian!" Sontak Raden dan Aldi berhenti berdebat lalu menatap Luvia dengan terkejut. Raden menghadap Luvia lalu menggoyangkan pundaknya, "Sadar Via! Apa yang kamu katakan?!" Aldi tersenyum miris, "Bilang saja, Via. Kamu masih mencintaiku!" Luvia menjadi Taruhan kembali untuk diperebutkan oleh Pacar(Raden) dan mantannya(Aldi). Lalu siapa yang akan mendapatkan Luvia? Raden atau Aldi? Pacar atau mantan? . . [Sudah Tamat] 📌Dilarang menjiplak cerita saya! Karena itu Dosa! Dosa itu masuk Neraka! Sangat dianjurkan untuk pembaca diatas umur 15 tahun... Banyak Warning!!! Beberapa part terdapat kekerasan dan tidak untuk ditiru! Selain itu, cerita ini juga terdapat adegan dewasa, diharapkan readers bijak dalam memilih bacaan. Apabila ada kesalahan penulisan, typo dimana mana, tutur kata yang tidak berkenan, saya selaku penulis meminta maaf yang sebesar besarnya. Dibudidayakan follow terlebih sebelum membaca, Karena sebagian part di privasi. Berkaca sambil makan semangka.🍉 Selamat membaca semoga suka.🤗 Salam manis dari Authore manis🕊 Alivia Widiastuti🌹
You may also like
Slide 1 of 9
(Not) A Dream School (On Going) cover
The Blood cover
STAY BY MY SIDE [Psikopat]  cover
MIRROR DEVIL cover
Past life Casper cover
I'm Strong  cover
A villain formed by love [✅] cover
PERFECT BAD COUPLE (TERBIT)  cover
Taruhan [END] cover

(Not) A Dream School (On Going)

25 parts Ongoing

Pernah punya masalah dengan Bad Boy sekolah? Gimana rasanya? Yang pasti bakal penuh drama kan? Lo yang tadinya pengen ngejalanin sekolahan dengan tenang aman tentram dan damai tanpa ada masalah sedikitpun tapi malah jadi rumit hanya karena seseorang. Itulah yang di rasakan oleh seorang siswi bernama Aila, yang harus mengikhlaskan kehidupan damainya ketika bertemu dengan sang penguasa Cakrawala. Elang. 😂 *** Langit kini mulai menggelap. Bukan karena malam yang akan tiba, melainkan mendung yang bergemuruh karena akan segera hujan. "Elang--" "Aila, gue sayang sama lo. Jaga diri baik-baik ya, soalnya gue mau tidur dulu." "Lo ngomong apas-- Eeh Elang? Elang buka mata lo!" Gadis itu, Aila terus menepuk pipi lelaki dalam pangkuannya yang kini sudah tak sadarkan diri. "Elang bangun! Lo mau liat gue mati kehujanan? Heh! Bangun!" rintik hujan yang mulai berjatuhan membuat Aila semakin tak karuan khawatirnya. "Lo kalo sayang sama gue, bangun bego! Biar gue bisa bales. Bangun Elang!" Perlahan suara Aila bergetar. Air matanya pun luruh bersamaan dengan derasnya hujan. Seragam putih Aila yang tadinya hanya terdapat noda darah dibeberapa bagian kini jadi memerah menyeluruh karena hujan. Aila menatap nanar sekelilingnya, jalanan kini sudah dipenuhi genangan air hujan berwarna merah karena bercampur dengan darah para manusia yang terkapar disana. Lalu tak lama, bunyi sirine terdengar saling bersahutan. Hari ini, untuk pertama kalinya dalam hidup Aila benci pada Hujan, petugas keamanan dan petugas medis yang datang terlambat. *** . . . So yuk kita intip gimana kisah kasih di sekolah seorang Aila Pratiwi Adyatama. Yang bertemu dengan sang Bad boy sekolah;) See u👋