We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Enfermas

Enfermas

  • WpView
    Reads 1,328
  • WpVote
    Votes 221
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Oct 14, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Cover by @cometria Enfermas = Spanish//Sakit = Indonesia Tentang hidup yang tak selalu manis seperti gula dan juga tak selalu pahit seperti kopi yang mengarunginya. Tak semestinya harapan jadi kenyataan, namun aku pun harus menghadapinya. Walaupun itu berat, apakah aku siap? Apakah ku siap menjalankan takdir Tuhan ini? Aku tidak yakin... 🚫JANGAN PLAGIAT Murni imajinasi @_ARKLA_ & @itsmevicke [On Going] #Collabs by A. Permata & Vicke. A
All Rights Reserved
#364
sick
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Shananda
  • Rumah Untuk Lingga (Completed)
  • TEARS (Completed)
  • Malam Membiru.
  • SAJAK & PUISI PATAH HATI
  • menangis
  • Devaul • completed
  • Askara Bradipta

"Aku nggak mau ngerasain mentalku kembali hancur berantakan hingga rasanya hampir mati hanya karena cinta. Itu sebabnya, aku selalu takut untuk jatuh hati lagi." Ya, Ditha Aquila selalu takut kembali dibuat terluka sampai tak sadar bahwa ia sudah jadi sumber luka bagi Juna Pradirga. Lihatlah pada kebodohan yang ia buat. Takut ditinggal pergi, tetapi menomorsatukan ego dan gengsi. Ingin diyakinkan, tetapi tak pernah memberi kepercayaan. Mengharapkan yang serius, tetapi memutuskan hidup dalam hubungan tanpa status. Lebih dari ketakutannya untuk kembali dilukai, Ditha percaya bahwa orang yang mentalnya tidak stabil memang tak pantas untuk dicintai. Sebab, bagaimana caranya ia mencintai raga yang lain saat dirinya sendiri masih seringkali ia sakiti? Biar aku bertanya, apa yang akan kau putuskan jika seseorang datang pada saat luka masa lalumu belum sepenuhnya hilang? Memilih menerimanya? Atau justru, menolak kehadirannya dengan dalih sakit hatimu yang belum pulih? Keduanya sama-sama berisiko. Namun, kita selalu bisa memilih, risiko mana yang akan kita ambil. "Dan salah satu cara paling mudah untuk mencintai diri sendiri adalah dengan berhenti sejenak mencintai orang lain." PERINGATAN ⚠ Cerita ini bertemakan mental health. Pada beberapa part mengandung konten sensitif seperti adegan kekerasan fisik, self harm, hopeless, trust issues, dan suicidal thoughts. Publish : 1/09/2021 - 25/12/2021 Revisi [ New version ] : 19/02/2023 - Rank : #2 in puisi [04/10/22] #3 in quotes [30/11/23] #1 toxic relationship [31/07/22] #1 trustissue [28/08/22] #1 loveyourself [09/08/22]

More details
WpActionLinkContent Guidelines