Gulali & Rindu [REVISI]

Gulali & Rindu [REVISI]

  • WpView
    Reads 248
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 3, 2021
Siapa sangka rasa bebas yang orang lain dapatkan dengan mudahnya, menjadi suatu hal yang sangat mustahil untuk gadis malang satu ini dapatkan. Namun hari demi hari kini hidup nya yang pahit entah mengapa menjadi sedikit manis, ia juga merasakan hangatnya rasa peduli yang membuat dirinya nyaman dan menetap, hingga enggan untuk melepaskannya.
All Rights Reserved
#32
keraskepala
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hiraeth to Everlasting Sun
  • Takdir (Bukan) Pilihan
  • Restu Tuhan
  • Seventeen Years Old
  • GISTARA (TERBIT)
  • To Heal
  • Kamu Yang Kusuka
  • The Story of Love
  • AMERTA : The Last Embrace

Kapan ya semesta berpihak kepada kita? Hal itu selalu ada dalam benak seorang gadis SMA bernama Senja Kirana. Seorang gadis SMA yang dikenal baik, cantik, dan pinter. Terlihat sempurna namun hidup dikala SMAnya tidak selalu terlihat mulus. Mulai dari kisah asmaranya, cara dia menjalani hidupnya, kisah pertemanan, hingga banyak lainnya. Senja mulai menyukai kakak kelasnya, bernama William Nathanael, kerap dipanggil Nathan. Hidupnya mulai berubah ketika ia bertemu dengan Nathan. Namun bukannya menjalani kisah asmara, Senja hanya merasakan kesedihan hingga akhirnya berubah pikiran. Senja yang aktif dalam sekolah, banyak berbicara pun akhirnya menemukan sosok laki-laki yang ia taksir. Ia memang masih takut menjalani kisah cinta, sehingga ia pendam perasaan itu. Apakah kisah cinta Senja akan berakhir tragis seperti saat ia mencintai Nathan? Bertumbuh menjadi dewasa, memahami situasi, mengikhlaskan dalam setiap keadaan memang sulit. Menjadi dewasa adalah mimpi buruk di dunia nyata, ia tak menyangka bahwa hidupnya akan seberat ini, tak ada kah toleransi untuk dirinya? Tak adakah keringan bagi dirinya? Jujur, ia tak kuasa menghadapi semuanya sendirian, tak bisa kah dirinya Istirahat kali ini saja? Ia ingin tidur lebih lama lagi, dan berharap, ketika ia terbangun, dunia sudah baik-baik saja, dan semuanya sudah mereda, harapannya tidaklah besar, ia hanya ingin merasakan bagaimana nikmatnya di guyur rintikan air hujan, menikmati indahnya angin yang di tiup dari langit, dan ingin merasakan cinta yang sudah di sediakan Oleh Tuhan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines