We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sanju
  • WpView
    Reads 4
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 2, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Bukan Sanju namanya, jika kehidupannya tidak ada tangisan. Hidup yang serba kekurangan membuatnya menderita. Hingga Ia dan ibunya memutuskan untuk menjadi asisten rumah tangga di keluarga Caesar. Keluarga yang terkenal kaya raya, tegas, dan penuh aturan. Disitulah lika-liku kehidupan Sanju di mulai. Mulai dari ucapan pedas dari anak majikan, siksaan dari majikannya, dan kisah cintanya dengan anak sang majikan. Ya, mereka menjalin hubungan tanpa diketahui keluarganya. sama-sama mencintai sejak pertemuan pertama mereka. Namun bagaimana kehidupan Sanju setelah SEMUANYA TERBONGKAR ? "berhenti di situ pembantu sialan!!" teriak Magie dengan telunjuk menunjuk ke arah Sanju yang sudah basah kuyup terkena air hujan, hingga bekas luka kebiruan tercetak jelas "ampun nyonya"lirih Sanju dengan air mata yang sudah mengalir sedari tadi "kamu-"ucap Magie terpotong "berhenti siksa dia,ma!" Magie melotot"kenapa kamu belain dia?!" "karena Ansell sayang dia,ma!"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sakha Sania (End)
  • Family Strength END✔️
  • THANK YOU MAHESA
  • (End) My Posesif New Family
  • Devil in Your (ANGGARANTA)
  • MENYAKITKAN (Freya)
  • Rapueenla
  • ℤ𝔸𝕐ℕ
  • DI ANTARA DUA KEHIDUPAN (END)

COMPLETED BELUM REVISI __ Sakha menoleh ke arah Sania yang masi mengabaikannya, "Sania .... Maap... Gak lagi deh kaya gitu," mohon Sakha memajukan bibirnya sedih. Sania yang sedari tadi mati-matian menahan tawa melihat ekspresi Sakha kemudian mengangguk sebagai jawaban agar ia tidak melihat ekspresi sedih Sakha yang menggemaskan baginya. "Beneran nih? " antusias Sakha. Ni orang kenapa sih gak kaya biasanya. Apa jangan-jangan.... Batin Sania. Sania memegang kepala Sakha, "KELUAR KAU SETAN! IBLIS! DEMIT! WEWE! MBAK KUNTI! TUYUL! OCONG! And sejenisnya lah bangsad. Keluar kau dari tubuh SUAMI KAMPRET GUE!!!" teriak Sania. Sakha menatap datar Sania. Kenapa lagi ni bocah. Batinnya. "Setan sialan! Keluar gak lo BANGSAD! ALLAHUMMA BARIKLANA FIMA ROZAKTANA WAKINNA AZABANNAR!" menatap tajam Sakha. Sakha menurunkan tangan Sania dari atas kepalanya, "Ck. Kamu kira saya kerasukan? Mana salah doa lagi, " cibir Sakha. Sania membulatkan mata lebar, "Jadi situ gak kerasukan demit? Set dah! Kalo gitu ngapain gue teriak-teriak gak jelas kaya tadi, " gerutu Sania menatap sinis Sakha. Sakha melirik datar Sania, "Cosplay jadi orgil. " ucapnya enteng lalu merebahkan tubuhnya. Sania menatap tajam Sakha yang merebahkan tubuhnya, "Ngomong apa lo tadi kampret! Gue timpuk juga lo!" marah Sania menimpuk Sakha dengan bantal guling. ## Star : 16/8/21 Finis : 31/12/21

More details
WpActionLinkContent Guidelines