Don't Know //Nanase Riku

Don't Know //Nanase Riku

  • WpView
    Reads 22,552
  • WpVote
    Votes 2,008
  • WpPart
    Parts 20
WpMetadataReadComplete Tue, Aug 25, 2020
[COMPLETE] Bunga mawar, sama sepertinya. Bunga itu indah. Wanginya harum dan manis. Tetapi, Hati-hatilah. Jangan berenang terlalu dalam ke pesonanya. Sebab ada duri yang siap menusuk kapan saja. Warning: Author penulis amatir, ini ff pertama author. Slow update, author ga jago bikin sinopsis. Author usahakan up setiap satu ch selesai
All Rights Reserved
#4
i7
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ID7 Fanfic - Feather of Freedom [End]
  • REALiZE
  • ID7 Fanfic - The Way of Song [MAJOR EDITING] ✅
  • High School - Izumi Iori || MHS Project [✓]
  • °little happiness° [HIATUS]
  • World of Magic {Season 1}
  • To Be A Real Star - [END]
  • ID7 Fanfic - Our Lil Brother [End]
  • Are They Twins? ✔
  • Destiny [ Kujo Tenn ver. ]

[Follow yuk bagi yang berkenan, aku ngarepin vote komennya jugak ehehe..tapi gak maksa kok, yang penting kalean enjoy bacanya] Matahari bersinar terik pagi ini, bahkan sinarnya begitu menyilaukan. Mataku sempat perih tersengat sinarnya. Tapi kuyakin sinar itu terasa hangat. Kini awan mendung menggumpal di angkasa, suara gemuruh mulai terdengar. Bahkan guntur sempat menggetarkan kaca jendela. Rintik air berjatuhan secara konstan hingga mulai deras. Ku yakin akan basah kuyup jika berada di luar sana. Bagai langit senja, cahaya orange meliputi di luar sana. Daun daun berguguran, angin lembut berhembus pelan. Ku yakin itu terasa menyejukkan. Langit kini cerah tapi terasa sejuk, tampak serasi bagi pertumbuhan kuncup kuncup bunga yang kini bermekaran. Bahkan kini kelopaknya berhamburan tertiup angin. Ku yakin itu akan tercium harum wangi Butiran putih kini berjatuhan. Tak lama halaman depan diselimuti oleh warna putih. Gumpalan putih yang lembut berguguran tampak menawan di menghiasi langit malam. Ku yakin itu akan terasa dingin. Empat musim berlalu setiap tahunnya, lagi dan lagi aku menikmati itu semua. Membayangkan bagaimana rasanya, aku hanya bisa menatapnya dari balik kaca. [Tolong jangan copas yak readerku yang budiman.. Timacii]

More details
WpActionLinkContent Guidelines