AKHIRNYA?
  • WpView
    Reads 324
  • WpVote
    Votes 90
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 18, 2020
Apakah awal yang asing harus berakhir dengan asing pula, benar kata mereka "bertemu akan berpisah", namun harus dengan perpisahan seperti apa? Dan harua bagimana akhirnya. Apa-apa memang perlu perjuangan, begitu dengan senyuman, walau sebenarnya senyum itu bisa dibuat dengan penuh kebohongan hanya dengan melengkungkan bibir lalu mengusap air mata, namun apakah memang seperti itu adanya? Rasa memang tidak bisa berbohong, kepada siapa saja, dimana saja dan kapan saja, karena sejatinya, tidak semua hal mampu kamu bungkam sendiri, ada beberapa hal yang harus kau bagi.
All Rights Reserved
#42
tika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Antara Cinta dan Sayang
  • TITI(K)ISAH
  • Bertemu Untuk Berpisah (First Love)
  • ALTHA
  • Platonic Love [Completed]
  • Yang Tertinggal
  • cinta di BATAS SENJA
  • MaVino [END]
  • ALNAYA [COMPLETED]
  • dialah yang terbaik

"Aku memang masih mencintaimu tapi, aku mulai menyayanginya." Semua orang tahu, kalau perasaan tidak bisa dipaksakan. Kebanyakan orang mengira kalau, cinta dan sayang adalah perasaan yang sama. Namun, kenyataannya cinta dan sayang adalah perasaan yang berbeda. Cinta adalah perasaan yang membuat jantung kita berdetak kencang ketika bersama dengan seseorang. Sedangkan, sayang adalah perasaan hangat yang membuat kita merasa nyaman ketika berada didekat seseorang. Kita bisa menyayangi siapapun tapi, bagaimana dengan cinta? Kita hanya bisa mencintai satu orang saja. Untuk mencintai seseorang tidak mudah, butuh perjuangan dan juga proses yang melelahkan. Sedangkan, untuk menyayangi seseorang tidak membutuhkan perjuangan ataupun proses yang melelahkan. Singkatnya, cinta itu lebih rumit dan menyakitkan daripada sayang. Orang-orang mengatakan kalau perasaan tidak bisa dipaksakan. Dan ternyata, perasaan juga sulit dihilangkan. Butuh waktu lama untuk menghilangkan perasaan itu. Lebih baik dicintai daripada mencintai. Karena, mencintai itu sakit. Sakit bukan karena harus mengikhlaskan kepergiannya, tapi sakit karena... harus melihatnya bersanding dengan orang lain yang jauh lebih baik dari kita...

More details
WpActionLinkContent Guidelines