Gadis Incaran Drakula

Gadis Incaran Drakula

  • WpView
    Reads 4,940
  • WpVote
    Votes 673
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 30, 2020
Ini adalah kisah diriku yang terbilang ubnormal bagi kebanyakan orang, terbilang cukup aneh namun ini terjadi dalam hidupku. Aku adalah manusia yang tak percaya tentang hal-hal mistis. Terlebih saat cerita-cerita berbau mistis seperti itu terdengar di telingaku, bagiku itu hanyalah semacam omong kosong belaka. Dan tak pernah bisa ku percaya, bahwa semua ketidakpercayaanku ini terbukti pada diriku sendiri. Lalu apakah benar selama ini aku dibuntuti oleh sosok yang menyeramkan? Benarkah sosok itu sangat menginginkan diriku? Hari-hari ku coba lalui dengan bersikap selalu tenang, seolah-olah memekakkan telinga seraya menutup mata dan mengabaikan kebenaran ini. Namun semakin keras usahaku untuk mengabaikannya, semakin banyak pula kejadian aneh yang selalu menimpaku dan membuatku merasa ketakutan. Apa yang selama ini kau inginkan dariku? Kenapa harus aku yang menjadi sasaranmu?
All Rights Reserved
#21
paksaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JATUH CINTA SETELAH MENIKAH
  • Dalam Bayangan Ketakutan: Kumpulan Kisah
  • kisah horor: teror jam 12 malam
  • HORROR
  • Pesan Terakhir
  • Addicted | Warn NC 18+ |
  • CATATAN HARIANKU
  • Love My Twins | END
  • Sembagi Arutala
  • jangan percaya seseorang

Aku nggak pernah menyangka-bahwa setelah bertahun-tahun menikah dengan Dinda, perempuan yang tumbuh bersamaku dalam suka dan luka, hatiku justru bergetar oleh hadirnya Arunika, seorang wanita yang usianya delapan tahun lebih muda dariku. Dan aku? Terjebak di antara rasa bersalah dan perasaan yang tak pernah kuminta hadir. Awalnya kupikir itu cuma jeda sejenak dari lelahnya hidup. Tapi perasaan itu tumbuh diam-diam, mengakar, dan mulai mengguncang segala yang kukira telah mapan. Arunika datang sebagai angin segar, tapi juga badai yang memporak-porandakan rumahku sendiri. Lalu waktu berjalan. Arunika pergi. Dan aku kembali berhadapan dengan Dinda-perempuan yang tidak hanya ditinggal, tapi juga dikhianati. Kami belajar berdamai, meski dengan luka yang belum kering. Tapi ketika aku mulai ingin mencintainya lagi, semesta seperti menguji: hadir sosok lelaki lain yang mulai mengisi ruang yang dulu penuh dengan namaku. Ini bukan kisah tentang siapa yang paling mencinta. Tapi tentang siapa yang memilih tetap tinggal, bahkan setelah semuanya hampir runtuh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines