Carisa
  • WpView
    Reads 351
  • WpVote
    Votes 140
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 13, 2021
Ini tentang Carisa Putri Reyana yg hidup bersama kedua orang tuanya yaitu Reynad dan Ana, dan memiliki abang laki laki bernama Jovan Narey. Risa memiliki pendengaran yg kurang baik, ia sehari hari nya memakai alat bantu dengar. --------- Didepan teras rumah, ada anak gadis kecil yg berumur 5 tahun sedang menunggu ayahnya pulang kerja. Gadis kecil itu sering dipanggil dengan panggilan risa, risa sangat manja kepada ayahnya itu. Setelah beberapa lama menunggu, mata risa berbinar saat sang ayah sedang membuka pintu pagar dan risa langsung berlari ke arah sang ayah. "Ayahh!!, tadi lisa bantuin bunda buat kue." Ucap gadis kecil itu kpd ayah Sambil tersenyum Reynad langsung memeluk putri kecil nya itu. "Wahhh anak ayah hebat." Jawab ayah kpd risa "Lisa yakin pasti ayah bakalan suka!" Seru risa dengan semangat.
All Rights Reserved
#144
kematian
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SUARA YANG HILANG
  • [𝟏] (𝐍𝐎𝐓) 𝐆𝐎𝐎𝐃 𝐁𝐑𝐎𝐓𝐇𝐄𝐑𝐒 || 𝐍𝐂𝐓 𝐃𝐑𝐄𝐀𝐌  ✔
  • Anak Angkat & Keluarga Posesif
  • Tumbuh dengan Luka [END]
  • BIARKAN AKU BAHAGIA
  • AL WILL BE OKAY
  • Inara
  • ALTAN
  • ARGA

Di Tengah suara hujan dan sambaran petir Agata merasa takut akan kehadiran sesorang yang tiba tiba menendang perutnya hingga menyebabkan iya jatuh tak berdaya. " Pliss lepasin aku sekarang. Aku nggak ada masalah sama kamu." Ucap Agata sambil memegang perutnya. Seseorang yang memakai topeng kelinci berwarna putih mendekati Ata dengan memutar - mutar pisau yang ada di tangannya. Dari bentuk fisiknya Ata dapat meengetahui jika orang itu adakah seorang laki - laki. Pria bertopeng it terus mendekati Ata hingga " Akahhhhh". Teriak Ata merasa kesakitan ketika perutnya di injak- injak. "Lu salah pilih lawan Agata Priliona Bellova". Tanpa aba - aba pria itu menusuk perut Ata dengan sangat brutal hingga menyebabkan darah berceceran di mana - mana. Ata terus berteriak kesakitan namun pria itu menghiraukannya justru baginya, teriakan Ata adalah sebuah melodi musik yang paling indah. Dengan penuh semangat pria itu terus menusuk perut Ata tanpa ampun, iya tidak memperdulikan teriakan Ata dan darah - darah segar yang terkena ditubuhnya. Di tengah sisa nafasnya Ata dapat melihat jika pria itu tersenyum di balik topengnya. Pria itu mendekatkan mulutnya ke telinga Ata dan berbisik " Hidup lu terlalu menyedihkan di dunia ini, jadi dengan senang hati gue akan kirim lu kembali ke sang pencipta agar lu bisa bahagia dan tidak merasakan sakit lagi ". Ata tersenyum mendengar perkatan pria itu. Dengan terbata bata Ata berkata " te -rima kas-ih". Mendengar perkatan Ata pria itu membuka topeng kelincinya, hingga membuat ata kaget. " Kamu?". Ucap Ata kaget. " kenapa?. Kaget?. Lu terlalu percaya sama gue Ata sampe lu lupa kalau musuh terbesar adalah orang terdekat kita ".

More details
WpActionLinkContent Guidelines