Ketegaran di Balik Luka

Ketegaran di Balik Luka

  • WpView
    GELESEN 1,301
  • WpVote
    Stimmen 175
  • WpPart
    Teile 15
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Sa., Mai 8, 2021
Dari berbagai macam cobaan dan ujian yang berat Saat kita menghadapinya dengan kesabaran dan banyak bersyukur Maka akan terasa ringan dalam menjalaninya. Dia Gadis kecil yang selalau tersenyum pada siapapun Termasuk pada orang yang menyakitinya Tanpa orang tahu dibalik senyum yang manis Banyak luka yang ia rasakan Didepan orang dia tersenyum tapi dibelakang ia akan menangis diam-diam. Dialah gadis manis yang selalu tersenyum dibalik lukanya Sayidahtun Nafisyah. Putri dari pasangan Kyai Haji Luqman Al Hakim dengan Nyai Zulaikha khumairoh. Maaf ini cerita pertama yang Aku share. Ini bukan cerita nyata ataupun cerita diriku sendiri tapi ini hanya cerita khayalanku. Apabila ada kesamaan dengan cerita lain mohon maaf. Tapi ini benar-benar asli aku yang buat.
Alle Rechte vorbehalten
#40
ndalem
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • anyeong gus
  • Pertarungan di Sepertiga Malam.
  • Di antara Dua Hati (Sudah Terbit)✅
  • Salahkah aku mencintai mu
  • Seindah Senja Kala Hujan
  • Cinta Seorang Santri (TERBIT)
  • ASTAGHFIRULLAH, GUS AFZAL!
  • Syahiidah (Tamat)
  • Astagfirullah, Sabrina! (TERBIT)
  • zaujatinya gus azam (END)

sama sama anak kiyai ketika dipertemukan dalam sebuah pernikahan bukankah adalah hal lumrah?, dan banyak yang bilang kalo itu adalah pasangan sempurna sebab sama sama paham dengan agama tapi tidak untuk kisah nayshila almara putri kedua dari kyai umar,pengasuh ponpes salaf al mansur dikota rembang. tidak banyak yang mengenalnya bahkan kebanyakan santri almansur tidak pernah melihat sosok ning putri kedua dari kyainya itu karna memang sang ning yang jarang pulang bahkan nyaris tidak pernah pulang. lalu suatu hari secara mengejutkan ia pulang untuk dinikahkan dengan anak sahabat abahnya sendiri pemilik pondok pesantren modern terkenal dengan beribu santri yang belajar disana lalu apa yang beda dari kisah ning dan gus ini? sifat mereka berdualah yang sangat berbeda kemudiqn harus disatukan dalam ikatan yang bernama pernikahan

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien