Darah Biru

Darah Biru

  • WpView
    Reads 709
  • WpVote
    Votes 69
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Jul 4, 2020
"Kata siapa keturunan darah biru melulu soal mistis, tertutup, misterius, atau apapun itu tanggapan kalian? Nyatanya hidupku gak semiris itu. Juga, aku hidup di jaman milenial kayak kalian, seumuran, seperjuangan, dan aku enjoy aja tuh." Ini dia, kisah seorang remaja perempuan turunan darah biru yang ngejalanin hidupnya di jaman milenial gini. Ini bukan melulu soal menangis atau tragis, tapi soal seorang "aku" yang terus berusaha mengungkap semua teka-teki kehidupannya, yang terus didatangi tamu tanpa tujuannya, yang harus tetap bertahan dengan dua dunianya. Eitss, jangan lupain juga teman-teman yang selalu kasih ekstra humor dihidupnya:v . . . . . . Yang pasti cerita ini gak bikin kalian tegang, atau malah bikin kalian parno kalo ketemu anak indigo, karena aku berusaha bikin bahasanya segaul mungkin dan enak dibaca buat seumuranku sendiri, secara aku juga masih anak sekolah:)) So, hope u enjoy guys:v Fyi, aku tuh orang yang gak terlalu suka horor, kebalikannya malah mengedepankan humor:v Jadi, aku buatlah cerita horor tapi berbumbu humor:))) Tapi, tujuan utama ku kalian bisa mengambil nilai-nilai yang aku tulis di sini. Semoga terhibur!!!!🌻 Judulnya aku revisi ya ini, judul awalnya : 'Indigo? Aku??!'
All Rights Reserved
#5
darahbiru
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Detektif Palsu: Fail Romansa Si Antibetina
  • AKANDRA
  • My Duchess / End
  • PERCAYA? [END]
  • ALVIN (On Going)
  • Ayesha Transmigration
  • Sefrekuensi {ON GOING}
  • JINGGA (Bab 1 s/d Bab 38) ENd ✔️
  • JINGGA 3 (BAB 1 s/d BAB 32).. END ✔️

Panggil dia Anak Setan. Dia manusia miskin dengan uang saku lima ratus perak, dengan otak lebih ke licik ketimbang cerdik, pengidap sindrom antibetina, serta aktivis rasis gender sampai ke tulang. Ada dua hal yang dia senangi di dunia ini: uang yang banyak dan menonton orang lain celaka. Dia bahagia bukan kepalang kala sebuah pencurian terjadi di kelasnya, semringah berhubung ada orang yang ketiban sial selain dia. Sayang seribu sayang, gara-gara satu perkataan Haina--seorang siswi "bidadari" mungil--status temanku yang asalnya sekadar pemirsa berubah jadi terdakwa. Mau tak mau dia harus memutar kepala culasnya untuk keluar dari gebukan massa. Malang juga bagi Haina, temanku ini bukanlah organisme yang berdada lapang. Pembalasan dendam tengah menantinya. Ini adalah kisah tentang seorang anak lelaki dan anak gadis yang serupa malam dan siang sendiri. Tentang misteri, komedi, hujatan, serta naluri reproduksi hasil jaring evolusi bernama asmara. []

More details
WpActionLinkContent Guidelines