Petrichor

Petrichor

  • WpView
    Reads 224
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 26, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"Petrichor, aroma tanah setelah tersiram hujan. Menenangkan. Damai. Itu yang gue pengen dalam hidup. Tapi semesta seakan nggak ngizinin gue buat dapetan hal itu. Semesta berkata lain." -Viola Berlianta. Tentang perjalanan hidup, cinta, keluarga, sahabat dan kesendirian. *** Viola Berlianta, gadis datar, cuek, dan super jutek bila dengan orang yang tidak dekat dengannya. Ia tidak menginginkan menjadi dewasa. Menurutnya menjadi dewasa adalah jebakan. Ia ingin menjadi bocah yang hanya mengenal tertawa, bermain main, tanpa memikirkan beban hidup. Viola adalah gadis biasa biasa saja yang kemanapun selalu ditemani sepeda kesayangannya. Gadis berkaca mata yang hobi menggambar sketsa sambil mendengarkan lagu melalui headset itu sangat anti dengan laki laki. Kecuali satu sahabatnya, Rafa Mahendra, bocah laki laki yang memiliki gangguan mental semenjak Papanya meninggal dunia. Viola sangat menyayangi laki laki istimewa itu. Agan Reynanda, laki laki berandal kaya raya yang kerjaannya cuma bolos, berantem, jadi langganan BK, berurusan sama OSIS bahkan Kepala Sekolah karena ulah dan kenakalannya. Seakan kenakalan adalah sahabatnya. Banyak gadis yang rela melakukan apa saja untuk memikat hati Agan. Tapi laki laki itu tidak peduli dengan mereka. Itu semua berkat ketampanan, tubuh tinggi berisi, dan keunggulan fisik lainnya. Namun dibalik kenakalannya, ia memiliki sisi positif. Walaupun hidup dengan segala kemewahan, Agan tidak pernah menyombongkan diri. Selain itu, satu hal yang tidak banyak diketahui orang orang tentang Agan. Dia adalah relawan di salah satu panti asuhan. Agan sangat menyayangi anak anak kecil. Mengingatkannya pada adik kecil kesayangannya yang telah tenang di surga. "Kalo gue cinta sama cewek kunti yang gue liat di lapangan malem itu, gimana?" "Gue nggak akan pernah cinta sama lo, Agan. Nggak akan." "Oke, kalo gitu gue yang bakalan bikin lo narik ucapan lo barusan." Ucap Agan dengan senyum penuh kemenangan.
All Rights Reserved
#392
kisahremaja
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Giant Baby [COMPLETED]
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • It's True Love With Ketos
  • My possesive boyfriend
  • RE-SILIENCE (END)
  • MARVELLA QISYA [ End ]
  • [☑️] Love with Innocent Girl
  • Kelas A [End]
  • GHAVARI
  • LUKA BIASA GADISKU

Satu sekolah gempar saat mengetahui pentolan sekolah ternyata sudah memiliki seorang kekasih, di tambah lagi dengan fakta yang ternyata kekasihnya adalah Sekretaris OSIS, membuat mereka semakin heboh. "Kok lo mau sih sama Keirlan? secara dia kan bertolak belakang banget sama tipe lo," ujar seorang teman sekelasnya pada Kimberly. Kimberly menatap teman sekelasnya bingung, "kata siapa?" tanyanya. "Kata yang lain, tipe lo kan modelan kaya David atau Gabriel gitu. Iya, kan?" Kimberly tertawa kecil. Gadis di depannya ini mana tahu sifat Keirlan di luar dan saat bersamanya sangat bertolak belakang. "Keirlan aslinya nggak seserem itu kok," balas Kimberly. "Ya, dia emang nggak serem kalo sama lo doang. Beda lagi kalo sama kita-kita," sahut salah satu sahabat Kimberly yang sedari tadi hanya menyimak. "Bener, tuh! gue cuma lewat samping dia aja udah merinding, auranya gelap banget gilak!" seru sahabat Kimberly yang lain. "Ih udah, nggak boleh ngomongin orang. Dosa, tau!" sela sahabat Kimberly yang satunya lagi sebelum pergibahan ini berlanjut dan menjalar sampai kemana-mana. Kimberly tersenyum tipis. Andai mereka tahu kalau sifat Keirlan itu sangat manja, pasti ketiga sahabatnya ini tidak akan pernah melihat Keirlan dengan tatapan takut.

More details
WpActionLinkContent Guidelines