Sajak Puan

Sajak Puan

  • WpView
    Leituras 43
  • WpVote
    Votos 12
  • WpPart
    Capítulos 2
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, mai 16, 2020
Aku tak cakap Literasi Pun tak pandai berdiksi Aku hanya menulis pengganjal hati akan rasa rindu yang tak kunjung terobati. Aku menulis untuk menyampaikan segenap rasa maupun asa yang tak kunjung terbuka. Aku tak sedang berburu pembaca aku hanya menyampaikan rinduku pada tuan di seberang sana. Atas nama cinta semoga kita lekas berjumpa. Salam cinta, rasa, asa, dan mari beraksara bersama. Kala Puan merindu Tuan. ~Bakal Update kalo ada ide~ 23:17-030520
Todos os Direitos Reservados
#982
aksara
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Aksara Tak Bertuan
  • Rindu Tanpa Lafaz
  • Perihku Ditinggalkan
  • PERLINA
  • Munajat Terantah Terentah (End)
  • {PERKATA} Selesai
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]
  • Sajak Rasa Tentangnya Yang Istimewa
  • Èpifora: Manusia Patah Hati yang Kembali Terluka oleh Puisi

Di sini, tak semua kata harus rapi, tak semua rasa harus dijelaskan. Aksara Tak Bertuan adalah kumpulan puisi yang menggambarkan segala yang terbuang, tersembunyi, dan terlupakan, dari luka yang memar, cinta yang tak pernah cukup, hingga amarah yang membakar jiwa. Di antara harapan yang terkikis, ada kejujuran yang sulit diungkapkan, korupsi yang merusak keadilan, dan sindiran tentang dunia politik yang kadang lebih mirip drama sinetron daripada kenyataan. 🎭 Dari ketidakpastian hingga kebenaran yang terlupakan, Aksara Tak Bertuan menyajikan sebuah kekacauan yang justru memberi kebebasan. Di sini, tidak ada yang terlalu lurus, tak ada yang terlalu indah, hanya kata yang menari liar, bebas dari aturan dan batas. Catatan penting: Jangan dijiplak, ya. Nanti aksaranya ngamuk, lompat dari kertas, terus nendang-nendang inspirasimu! 😜✨ Berkaryalah dengan hati, biar karyamu punya nyawa sendiri, bukan cuma bayangan dari karya orang lain. Kalau gagal? Nggak apa-apa, yang penting nggak nyontek! 💪 Disclaimer: Puisi ini random banget, tergantung isi hati, pemikiran, dan mood penulis. Jadi, kalau tiba-tiba ada puisi galau di tengah-tengah puisi yang lucu, jangan kaget! Penulisnya kadang nulis sambil merenung, kadang sambil ngemil mie instan. Hasilnya? Ya begini, aksara rasa bumbu spesial, dan ya... Kadang ada keresahan penulis soal dunia. Kadang ada tentang cinta, kadang ada tentang harga cabai naik, kadang juga ada tentang pemilu yang bikin pusing. 🤷‍♀️ Penulisnya bebas banget Kalau lagi galau, puisinya nangis. Kalau lagi lapar, puisinya ngomongin keadilan sosial buat semua perut! 🍜✊ Warning: Puisi ini isinya sangat berat, jadi yang baca jangan baperan, ya. Kalau tiba-tiba galau atau tersinggung, itu artinya puisinya kena di hati kamu. Jangan salahin penulisnya, salahin perasaanmu sendiri! 😜❤️ Apalagi kalau udah berbau agama atau politik, hati-hati kalau tiba-tiba merasa disindir. Ingat, ini puisi, bukan kode keras buat hidup kamu! 😉✨

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo