Sajak Puan

Sajak Puan

  • WpView
    Reads 43
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, May 16, 2020
Aku tak cakap Literasi Pun tak pandai berdiksi Aku hanya menulis pengganjal hati akan rasa rindu yang tak kunjung terobati. Aku menulis untuk menyampaikan segenap rasa maupun asa yang tak kunjung terbuka. Aku tak sedang berburu pembaca aku hanya menyampaikan rinduku pada tuan di seberang sana. Atas nama cinta semoga kita lekas berjumpa. Salam cinta, rasa, asa, dan mari beraksara bersama. Kala Puan merindu Tuan. ~Bakal Update kalo ada ide~ 23:17-030520
All Rights Reserved
#247
aksara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Perihku Ditinggalkan
  • Tentang Sebuah Rasa [SUDAH TERBIT]
  • Munajat Terantah Terentah (End)
  • Me adalah Aku
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Èpifora: Manusia Patah Hati yang Kembali Terluka oleh Puisi
  • Aksara Tak Bertuan
  • {PERKATA} Selesai
  • Rindu Tanpa Lafaz

High rank #21 (05/7/19) (hanya serpihan kata-kata, entah puisi atau sajak atau apa entahlah) Untuk orang yang kehilangan. Atau yg baru putus, yang masih belom bisa move on dari kenangan apalagi mantan. Bahasa kasarnya sih cuma sekedar kata mellow yang nggak penting dan cuma diutarakan dari perasaan saya saja, bilang lebay boleh kok, saya menerima kritik dari kalian. Cuma mengutarakan kesedihan yang begitu perih walaupun doi tidak mendengar gue kok HAHA. "Kadang Cinta terlalu indah dirasa, Namun kehilangan membuat kita lupa akan keindahan yang pernah dirasa". 98% benar-benar mewakili perasaan dan hidup saya yang sama persis. Hanya tulisan-tulisan yang mengutarakan perasaan hati yang sedang menangis. Hanya seorang perempuan, Yang hobinya mengutarakan perasaan sakit lewat kata-kata dengan cara menulis, Yang tiba-tiba saja menjadi puitis, Disaat hati sedang kacau balau. Kata-kata disini asli buatan saya, murni dari pikiran saya, namun jika ada kesamaan, maafkan saya. Semoga kata-kata ini yang akan mengerti perasaan kalian disaat siapapun tak pernah bisa mengerti.

More details
WpActionLinkContent Guidelines