Zea
  • WpView
    Reads 220
  • WpVote
    Votes 74
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Sep 14, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
" Kenapa sih Giyo nggak pernah liat gue walau cuma sedetik? " " Kenapa gue harus suka sama Giyo " " Kenapa gue harus tergila-gila sama Giyo yang jelas hatinya nggak untuk gue " " Dan kenapa gue harus sebego ini cuma karna Giyo? Ya Tuhan ataukah Giyo emang tardir gue tapi kalau takdir kok lama banget nyatu nya? " Menurut Zea, Giyo adalah segala-galanya tapi menurut Giyo Zea hanyalah remahan kue nastar gosong yang nggak di butuhin dan cuma buat dibuang karna nggak ada gunanya. Segala cara telah Zea lakukan untuk menaklukkan hati Giyo tapi setelah detik ke menit, menit ke jam, jam ke hari, hari kebulan, bulan Ketahun tapi masih saja hati Giyo tidak dapat di gapai oleh Zea ataukah hati Giyo tidak terletak di rongga dada melainkan di atas langit?. Malah Rendy yang selalu muncul dalam kehidupan Zea tiap detik, menit, jam. Rendy adalah Cowok seperti gunung es berjalan paling nyebelin yang pernah Zea temui. Kayak nya tujuan hidup Rendy adalah menggalakan misi besar Zea untuk mendapatkan Giyo. Zea benci Rendy tapi apakah benar jika benci akan berakhir menjadi cinta? Hohohoo tapi tidak mungkin menurut Zea cintanya hanya untuk Giyo seorang.
All Rights Reserved
#6
kisahkasihdisma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inside You
  • Different Page [Complete]
  • Divorce (jaeren)
  • Ada Sesuatu di Jogja (Renjun Lokal)
  • A Romantic Story About Renjun || JaeRen
  • THE CLIMB [Completed]
  • Sehidup Semati | Complete
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • [END] Blind Rainbow
  • Perihal Sandwich(End)

"Coba Atha tebak, apa yang jauh di mata tapi dekat di hati?" "Usus." "ATHAA!" ___ Begitulah Atha di mata Netha. Serius, dingin dan kaku. Jika Netha selalu mengejar Atha, maka Atha selalu mengejar uang. Jika Netha selalu mencintai kehadiran Atha, maka Atha selalu mencintai pelajaran hitung-hitungan. Jika Netha selalu berambisi mengejar untuk mendapatkan Atha, maka Atha selalu berambisi untuk mengejar cita-citanya. Netha dan Atha. Keduanya bagaikan langit dan bumi, Yin dan Yang serta air dan api. Sedikitpun tak ada celah bagi Netha untuk mendapatkan Atha dalam hidupnya, Atha yang selalu melihat ke depan, Atha yang selalu bergerak maju tanpa memerhatikan sekelilingnya membuat Netha harus mengejar sosok itu dengan cepat. Hingga pada akhirnya Netha berhasil menghadang jalan Atha, gadis itu menjulurkan tangan agar dapat berjalan bersama-sama namun ditepis dengan cepat oleh Atha. "Lo tahu? Rasa lo itu cuma sekedar ambisi buat ngedapatin gue. Gue enggak mau buang-buang waktu buat ngeladenin orang kayak lo." -Atha Adithya- "Kamu selalu jalan ke depan, natap ke depan, buru-buru tanpa mencoba menikmati setiap momen di samping kamu. Memangnya di depan ada apaan sih?" -Netha Fanindita-

More details
WpActionLinkContent Guidelines