Dia Tulang Rusuk-ku

Dia Tulang Rusuk-ku

  • WpView
    LETTURE 168
  • WpVote
    Voti 16
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, mag 12, 2020
WpInfo
Fanfiction
Mencintai Allah adalah setinggi-tingginya cinta. Sempurnakan cintamu pada Allah, sebelum engkau melabuhkan cintamu kepada Makhluk-Nya Memikirkan laki-laki yang bukan muhrim tentunya di larang banget ya dalam agam kita, apalagi sampai kebayang wajahnya selalu. "Eh, Teh.. ngapain senyam-senyum terus atu," Ucap gadis yang umurnya jauh beda dengan gadis yang lawannya bicara. "Ya Allah, Apakah ini dosa, kalau aku terbayang wajah perempuan berkerudung warna tosca yang tadi berpapasan denganku di pasar senin?" Gumam Azzam dalam hati, sambil melihat langit-langit kamar nya. "Ah,, apaan sih, kok malah mikirkan perempuan sih, fokus zam, fokuuus. " Sambung nya dengan menokok sedikit keningnya. "Cinta adalah anugerah yang harus di jaga dengan utuh, tapi kalau cinta sudah berkobar meski itu teman sendiri, sikaat bro." Ucap Yusuf sahabat Azzam dari masa dia SMP. Akankah Azam bersatu dengan Aisyah yang saling suka, atau dengan Azmi yang cuma di anggap saudara , dengan Azmi yang suka dalam diam. 😊 yuk, pantengi terus cerita baru saya. 😍
Tutti i diritti riservati
#408
hijrah
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Hijrah Cinta Aisyah (Selesai)
  • jodoh dari allah
  • Assalamualaikum Calon Imam ✔
  • Perjalanan Kisah Cinta Afia
  • Rahil : 𝘜𝘯𝘦𝘹𝘱𝘦𝘤𝘵𝘦𝘥 𝘐𝘮𝘢𝘮 ✔️
  • Al Fahri
  • cinta yang terlambat
  • Azzam [Republish]
  • Menatap Untuk Menetap [END]
  • cinta tulus arka

Kisah ini bercerita tentang sosok Aisyah. Gadis manis perpaduan Minang dan Sunda, beralis mata lentik, hidung mancung dan fisik yang sempurna. Tak muluk-muluk cita-citanya, ia ingin menikah. Pernikahan yang dinanti sudah benar-benar dekat, sayang takdir menginginkan lain. Ia gagal menikah tepat 3 minggu sebelum hari H. Allah menyayangi Aisyah, benar-benar sayang padanya. Allah tunjukan sifat asli calon suaminya yang sebelumnya ia anggap sempurna itu sebelum ijab sah. Aisyah kecewa, sedih dan marah. Ia menumpahkan air matanya memohon belas kasih Allah semata. Pertemuannya dengan seorang teman SD bisa dibilang adalah awal hijrahnya, meski bisa dibilang awalnya ia hijrah dengan niat yang salah, namus seiring berjalannya waktu Allah yang menuntun hatinya untuk kembali bersih. Aisyah selalu bersikap tegas terhadap laki-laki. Ia tak pernah mau hanya berduaan dengan mereka. Aisyah sadar bahwa sekuntum bunga mawar indah yang sedang merekah, setelah dipetik maka akan sangat cepat layunya. Dan setelah itu ia tak akan mungkin bisa kembali segar meski sudah disiram dengan air zam-zam sekalipun. ALLAH mengiriminya seorang lelaki baik, tanpa proses pacaran mereka akan menikah, tapi, keperawanannya tiba2 dipertanyakan. Akankah Aisyah mampu melewatkan semuanya? Silahkan dibaca, komentar membangun dari akhi wa ukhti fillah sangat dinanti

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti