Stepped

Stepped

  • WpView
    Reads 508
  • WpVote
    Votes 119
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 10, 2020
Abelia Calysta , cewek pemalu yang baru memasuki SMA Antariksa. Niat lulus dengan nilai tinggi tanpa harus dikenal banyak orang sudah ia tancapkan dalam - dalam di hati dan pikirannya. Namun, ketika Abel mengetahui suatu fakta tentang salah satu seniornya yang famous, apakah Abel akan berhasil menggebrak sisi beraninya untuk menggapai seniornya ? Ataukah tetap berdiam diri meneruskan rencananya lulus SMA dengan tenang? Lantas bagaimana jika ada seseorang yang selama ini ternyata memendam perasaan kepadanya?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Hope Was My Mistake
  • Cerita Hara
  • kakak kelas
  • Kala Hati Berbicara
  • Pesan Dari Athena
  • No Feelings 99,9% [COMPLETED]
  • Bucin Ala Al [END]

Dengan segenggam mimpi dan doa orang tuanya, Belvina, seorang gadis muda dari kota kecil, berangkat ke Jakarta untuk mengejar cita-citanya. Di balik senyumnya yang penuh harap, tersimpan tekad dan janji: ia harus berhasil, demi keluarga yang telah mengorbankan banyak hal demi masa depannya. Jakarta tidak ramah sejak awal-keras, penuh tuntutan, dan kerap membuatnya nyaris menyerah. Di tengah keterasingan itu, hadir Mahesa, seorang pria yang memberikan kenyamanan dan tempat bersandar. Mahesa menjadi rumah kedua bagi Belvina, tempat ia pulang saat dunia terasa terlalu berat. Ia menggantungkan banyak hal pada laki-laki itu: semangat, harapan, bahkan arah hidupnya. Namun lambat laun, kabut mulai menyingkap misteri yang disimpan mahes. Satu demi satu rahasia itu mencuat-tentang masa lalunya, tentang pilihan hidupnya, tentang siapa dia sebenarnya. Kehidupan Belvina perlahan terguncang, hingga ia sadar bahwa terlalu bergantung pada seseorang bisa membuatnya kehilangan dirinya sendiri. Di antara runtuhnya kepercayaan dan kaburnya tujuan, Belvina dihadapkan pada pilihan: tetap tinggal dalam ketidakpastian bersama Mahesa, atau bangkit sendiri dan mengingat kembali alasan mengapa ia merantau. Perjalanannya menjadi lebih dari sekadar mengejar mimpi-melainkan juga menemukan jati diri dan keberanian untuk berdiri, walau sendirian.

More details
WpActionLinkContent Guidelines