Radja's Melan

Radja's Melan

  • WpView
    LECTURES 79
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication ven., juin 26, 2020
"Radja itu matahari yang bersinar di saat terang dan redup saat gelap." "Lo udah jadi pacar gue! Jadi gak boleh putus tanpa persetujuan gue, selama gue belum ada pengganti. Lo, harus terus jadi pacar gue!" -Radja Annar. "Ya Edi harus cari, pokoknya kita putus!"-Melan Anumpradja. Radja merengkuh tubuh mungil pacarnya, salah satu kelemahan Melan adalah pelukan seorang Radja yang hangat, "Gak bisa! Nanti kalo kita putus terus gue gak bisa napas gimana? Kalo kita putus, sebagai penggantinya Mak lo aja ya Edoh." ungkap Radja memancing. "Kenapa gak bisa napas? Bisa, bisa!" Melan menyengir. "Kan napas gue ada di lo! Oke!" Radja menatap langit yang mulai berwarna jingga. "Oke! Kita gak jadi putus!" tegas Melan. Wokwokwok, penasaran gak sama ceritanya? Kalo penasaran sama pasangan paling emes ini, yuk baca! Ini cerita paling anti-mainstream sepanjang jembatan suramadu! Mungkin. Ini pasangan paling unik dari seisi planet pluto. Ini pasangan paling gokil sejagad dunia belahan kutub utara. Cerita komplit banget, pake sambel di karet 2. Sad, happy, humor, roman bercampur. Jangan bochean okeh! Dicky Sukabumi Start: 10, mei 2020 Finish:
Tous Droits Réservés
#6
melan
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Sikampret & Sitengil [COMPLETED]
  • Possessive Badboy [END]
  • Mentari Tanpa Sinar
  • Aksara [VERSI PDF FULL]
  • About You Radit! (Selesai + Revisi)
  • YOU'RE MINE, SELLA! | ✓
  • Astronomi
  • Friendship
  • GALANG [SELESAI]
  • BEFUDDLES (SELESAI)

Dewa pov "Lo nolak gue?" "Iya, kenapa emang?" Gue tak henti-hentinya menatap cewek berpenampilan sedikit urakan yang tengah berdebat dengan sobat gue. 'Nge-jleb!' satu kata itu yang terlintas dibenak gue. pasti sakit banget tuh ditolak secara terang-terangan. Nangis alay dah lu! Diluar dugaan gue, cewek sinting itu malah ketawa ngakak. Gila, Gue bergidik ngeri. " lo! jangan pernah nyesel karna udah nolak gue", jari tengahnya teracung kedepan muka Azzam sebelum benar-benar pergi dari hadapan kita. Satu kata buat tuh cewek. "Keren!" Eh? ___ Fyi, cerita ini hanya untuk seru-seruan. Para readers wajib polow author eh, engga dong wkwk. tapi boleh dong di polow biar dapet notif kalo update.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu