Gavin
  • WpView
    Reads 108
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 29, 2020
Cintamu sesaat membuatku lupa Lupa akan dunia Lupa dengan semua yang kumiliki Bahkan lupa tentang siapa diriku Gavin Elvano Basil. Manusia yang tercipta dari tanah namun memiliki wajah bagai pangeran. Hidup dengan kemewahan sudah menjadi kebiasaan. Sikap angkuh terhadap orang lain, dan selalu menggunakan paras wajahnya untuk menarik perhatian kaum hawa. Satu sekolah menggila gilakan Gavin, terkecuali gadis manis bernama Pandhita Naila. Ia berhasil membuat Gavin menyadari, betapa pentingnya harta di dunia dan betapa indahnya kasih sayang. Sebelumnya, semua itu tidak pernah terpikirkan oleh Gavin. Selama hidupnya yang ia tahu hanyalah membuang buang uang tanpa membagi sedikit rezekinya kepada orang tidak mampu. Mau tahu cerita selengkapnya? Yuk di baca, masukkan ke dalam perpustakaan pribadi biar kalau update ada pemberitahuannya yaa
All Rights Reserved
#142
peduli
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • To Choose an Enemy (End)
  • KAIREL [END]
  • gavinca: Puppy Love
  • Navelia
  • ELISA & ELVANO [SUDAH TERBIT]
  • The Secret
  • RANNA
  • Hug The Moon ✔️
  • Waktu Awan dan Rembulan

Daniel sudah cukup membuat masalah dengan hidupnya. Ia ingin menjalani tahun ketiganya di SMA dengan tenang. Namun, ia justru harus berurusan dengan gadis yang luar biasa angkuh dan keras kepala. Sebagai musuhnya. Sialnya, Daniel memilih musuh yang salah. Syvia Alejandro. Cantik, pintar, kaya, kesayangan para guru, dalam kata lain; sempurna. Berurusan dengan Syvia tak pernah menjadi hal bagus, apalagi menjadi musuhnya. Syvia bisa membuat dirinya menjadi pihak yang benar, bahkan meski dia yang bersalah. Tidak ada satu pun orang yang cukup bodoh untuk menjadi musuhnya. Kecuali satu orang. Daniel dan Syvia bagai api dan air. Daniel yang penuh emosi dan Syvia yang selalu tenang. Namun, pepatah pun mengatakan, diam-diam menghanyutkan. Syvia adalah bukti nyata pepatah itu. Dan Daniel hanyut di sana.

More details
WpActionLinkContent Guidelines