Votre Place De Retour

Votre Place De Retour

  • WpView
    Membaca 58
  • WpVote
    Vote 12
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Jun 7, 2020
(ON GOING) Bertemu dengan masa lalu kadang menyakitkan. Tetapi terkadang juga sangat menyenangkan. Itulah sebuah realita hidup. Membayangkan kehidupan yang damai dan bahagia sangatlah mudah. Tetapi terkadang apa yang kita bayangkan tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Dan juga takdir selalu memberikan kejutan yang tak terduga. Entah itu bahagia ataupun sedih.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#90
banyu
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • US AND LAKE COMO ITALY [ON GOING]
  • Elegi Rasa : Pergi
  • My Memories
  • PLAYBOY [COMPLETE]
  • Dusk In Your Eyes
  • Eliinaa
  • Iya tapi Bukan
  • I'm okay (END)
  • Nayara [ TERBIT ]

[FOLLOW SEBELUM BACA] CERITA ORIGINAL HANYA ADA DI AKUN : moonskyther, selain itu berarti PLAGIAT. BLURB : Kehidupan selalu memiliki misterinya sendiri, dengan rasa sakit atau dengan rasa bahagia ia menciptakan segelintir karakter manusia. Beberapa manusia mungkin dapat berdamai dengan hidupnya, dengan masa lalunya yang kelam, melanjutkan aktivitas hidup seperti biasa. Namun, itu tidak berlaku untuk manusia yang hidupnya telah tragis bahkan sejak ia masih kecil. Rasanya, hidup bagai badai yang selalu mencekamnya. Ia masih hidup, namun jiwanya telah lama mati. Ia masih berenang, namun jauh di dalam dasar sana ia telah lama tenggelam. Manusia tidak pernah sembuh perihal luka dan trauma. Mereka selamat dari kecelakaan, namun telah sepenuhnya cacat seumur hidup. Tapi sekali lagi, dunia terlalu jahat untuk manusia menjadi lemah. Dunia terlalu jahat untuk manusia yang tidak sedikitpun mempunyai alasan untuk tertawa ditengah telah berdarah-darah hidupnya. Alasan-alasan kecil untuk tetap bertahan hidup, bagai sebuah pondasi untuk pertahanan diri. Semua orang memiliki alasan bertahan hidup yang berbeda, untuk sekedar selalu menikmati segelas es kopi di pagi hari, atau untuk sekedar dapat berkunjung ke tempat yang ingin dinikmati. Hal itu yang selalu terlintas dalam benak seorang Aryan, dengan mimpinya yang selalu ingin melihat indahnya hamparan air danau Como. "Setidaknya sekali dalam hidup, aku ingin membawa diriku, aku ingin memuja mataku untuk melihat keindahan danau Como, itu inginku setidaknya sebelum aku melebur menjadi tanah." - Aryan Bagaskara Adhiwijaya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan