Bintang di Ujung Senja

Bintang di Ujung Senja

  • WpView
    Lecturas 1,243
  • WpVote
    Votos 486
  • WpPart
    Partes 13
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, sep 5, 2020
WpInfo
Ficción
Romance
Ini bukan cerita cinta ataupun yang berbau romantis. Tapi semoga saja kalian suka dengan cerita ini. Ini adalah cerita tentang seorang gadis jalanan yang selalu ingin menggapai bintangnya. "Aku memang tidak tahu apa makna dan wujud dari cita-cita, impian, kasih sayang, belaian hangat, keluarga dan kebersamaan. Menurut kalian, apakah itu penting? Aku lebih suka memberi isyarat semua itu dengan nama Bintang. Mungkin itu tak semenarik yang kalian pikirkan. Tapi bagiku, mendapatkannya itu tidak semudah membalik tangan," ucapnya. "Saat ini bintangku sedang terlelap dalam kesunyian, dan jiwanya seakan menghantui dalam setiap angan-angan. Sesetiap kali aku hanya menopang dagu sambil memandangnya. Tapi selalu saja pikiranku mengelak, 'Untuk apa ada bintang tetapi hanya dipandang dan tidak berpikir bagaimana cara menggapainya. Bila itu hanya dipandang dan hanya dirasa dengan hayalan, itu sama saja kamu membiarkan dia pergi tanpa menyisakan sinar sedikitpun kepadamu.' Jadi mulai sekarang aku akan berusaha untuk terbang menggapainya di langit kesuksesanku," lanjutnya dengan penuh semangat.
Todos los derechos reservados
#22
ujung
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Tentang Mu Bintang Ku
  • langit biru
  • TERPAKSA MENIKAH DENGAN BADBOY ( ORINE )
  • Perbedaan -End
  • False Hopes
  • Cinta Tapi Cinta?
  • Love Hate Relationship (Zeedel)
  • Anak Sekolahan ( END ) ✔️

"Kamu itu seperti bintang, menyinari malam gelapku, tapi kamu hanya bisa ku tatap tanpa bisa ku rengkuh, karena kamu jauh dan aku takkan bisa menggapaimu, apalagi memilikimu" Iben berkata lirih sambil menatap jutaan bintang di langit yang sedang kita pandangi malam ini. Aku hanya diam mendengarkannya. Saat itu aku tidak faham dengan apa yang dia ucapkan. Yang ku tahu aku nyaman dengan posisiku sekarang, bersandar membelakangi punggungnya sambil melihat bintang dan menikmati angin malam. Hanya berdua dengannya, di atap rumah, tempat favorit kita berdua. Tanpa ku tahu akhirnya bahwa malam itu adalah malam terakhir kita menatap bintang bersama, berdua.. * Sebuah kisah tentang kenangan cinta pertama *

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido