Rasa Yang Belum Usai [ON GOING]

Rasa Yang Belum Usai [ON GOING]

  • WpView
    Reads 523
  • WpVote
    Votes 99
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 14, 2021
... Saat kamu memilih untuk memulai, maka kamu harus mengakhirinya... "Saya juga mengira gak akan bertemu kamu lagi." "Hah" "Awalnya saya mengira, bertemu kamu hanya sebuah kebetulan aja. Tapi setelah bertemu kamu beberapa kali saya rasa ini seperti takdir..." Kisah ini, menceritakan bagaimana proses kamu menyembuhkan luka. Luka karna cinta bisa sembuh jika dengan cinta juga. Bukankah begitu ? Jika kamu setuju, ikuti kisah ini bersama Ayla. Ia akan membawamu bagaimana cara menyembuhkan luka karna cinta dengan cinta. Insya Allah akan UP setiap hari MINGGU :)
All Rights Reserved
#198
kisahsma
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • SATU DETIK YANG TERSISA
  • After loving you [TAMAT]
  • ANGKASA
  • Favorite Wound
  • Veyara Secret [END]
  • Half Blood
  • BY MY SIDE

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines