ASYURA
  • WpView
    Reads 79
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 17, 2020
Masalah takdir tidak ada yang pernah tahu kecuali allah SWT. Bahkan sesuatu yang kita anggap pasti terjadi bisa saja tidak terjadi. Kisah ini bercerita tentang seorang wanita muslimah yang pada masa kecilnya mengalami sebuah kecelakaan hebat yang membuat dirinya selalu dihantui oleh masa lalu itu. Wanita ini selalu didampingi oleh empat orang sahabat laki-lakinya yang juga merupakan teman yang sudah menemaninya dari kecil. Hingga suatu ketika ia bertemu dengan seorang pria yang membuat semua trauma dari masalalunya itu hilang seketika. Begitupun juga membuatnya merasakan benar-benar menjadi seorang muslimah yang sejati
All Rights Reserved
#86
remajaislami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PERJUANGAN DOA[END]
  • Cinta Ikhlas
  • Takdir Dua Insan
  • Bersamamu Dalam Takdir Allah (Tamat)
  • MENJAGAMU LEWAT DOA
  • Past A Future [New Version]
  • Assalammualaikum, Ustadz [END]
  • Cinta dari Surga

Hanya cerita sederhana seorang ustadz muda yang ditugaskan oleh kiyai untuk mengajar disebuah pesantren dikota kembang. Niat hati hanya ingin mengajar namun ternyata takdir Allah berkata lain, tubuhnya memang hanya untuk sementara disana tapi tidak dengan hatinya ia menemukan rumah untuk ia berpulang menemukan pelabuhan untuk ia singgah. Seorang gadis cantik dengan seutas kain menutupi wajah cantiknya ia bukan seorang Ning bukan ustazah dan bukan juga seorang santriwati dia hanya seorang gadis yang tinggal didekat pesantren yang diajar oleh ustadz muda itu. Dan mulai dari situ lah perjuangan doa selalu terutas disetiap malamnya menyebut nama orang yang sama yang berhasil merebut hati seorang Raihan Arsyad Habibi ,ustadz muda dengan begitu banyak perestasi nya. ****** "Aku memang tidak begitu peduli kepada mu ,jangan peduli memandang mu saja aku tidak berani ,namun diatas sejadah aku terang-terangan menceritakan dirimu didepan pencipta"~Raihan Arsyad Habibi. •••••••• "Aku memang tidak seberani Khadijah yang menyatakan cinta nya dan bukan juga seperti Fatimah aku hanya mampu menyematkan nama mu disetiap doa ku"~Aulia Fatma azzahra. *******

More details
WpActionLinkContent Guidelines