Iblis Belati

Iblis Belati

  • WpView
    Reads 213
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 12, 2020
Harlan terbangun dari mimpinya dengan nafas tersengal. Keringat dingin membasahi seluruh tubuh. Mimpinya terus berputar - putar seperti kaset film yang rusak. Menghantuinya di setiap malam ketika mata terpejam. Kasus 5 tahun lalu terus memburunya. Membuat diri semakin terpuruk dengan keadaan. Sebenarnya Harlan sudah merelakan segala kenangan tentang anaknya. Namun mimpi yang ia terima memiliki arti tersendiri. Ditambah adanya sebuah kasus baru yang sepertinya adalah awal dari peristiwa terulangnya kejadian 5 tahun lalu. Entah benang merah apa yang bisa di ambil. Hanya sebuah benang kusut tak terurai. Peristiwa pahit yang Harlan alami 5 tahun lalu ternyata bukan hanya tentang dirinya, dan apa hubungan semua itu dengan kasus yang baru saja terjadi? Harlan harus segera mendapatkan jawabannya. Siapa pelaku? Dan apa arti dari mimpinya? On going...
All Rights Reserved
#272
detektif
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 𝔄𝔰𝔥𝔢𝔰 𝔬𝔣 𝔱𝔥𝔢 𝔉𝔞𝔩𝔩𝔢𝔫
  • Entangled
  • Senandung Kematian [Selesai]
  • Black Night Village
  • Angel (A Tale of Darkness)
  • SECOND Psychopath (Completed)
  • Dark Angel [END]
  • Misteri KKN Di Desa Penari
  • Her Dictionary [COMPLETED]

Dulu, ia hanya anak laki-laki biasa. Sekarang, dia dikenal sebagai pembunuh berdarah dingin yang membungkam lima puluh tiga nyawa. Alanggara AR dipenjara selama tiga tahun... dan kini, dia bebas. Namun kebebasan itu bukan akhir. Itu adalah awal. Di balik wajah datarnya dan bekas luka yang tak hilang di bibirnya, tersimpan dendam yang mendidih. Masa lalu yang kelam, keluarga yang direnggut paksa, dan nama-nama yang belum ditebus dosanya. Ketika takdir mempertemukannya dengan Fathur, bocah polos yang juga terluka, dan Kaiza, wanita yang perlahan merobohkan dinding es hatinya-Alang tahu, misinya belum selesai. Dendam, luka batin, dan kebenaran yang terkubur siap dibongkar. Dan mereka yang menyakiti keluarganya... akan dibayar lunas.

More details
WpActionLinkContent Guidelines