Story cover for FUTURE (Dek, Mas)  by UniMurni1511
FUTURE (Dek, Mas)
  • WpView
    LECTURES 295
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Chapitres 14
  • WpView
    LECTURES 295
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Chapitres 14
En cours d'écriture, Publié initialement mai 04, 2020
Contenu pour adultes
Sebuah cerita Romantic, persahabatan, hubungan dan masa depan, Nisa yang bisa membuat Ragil berubah dari kehidupannya yang salah. Tapi itu semua tidak berakhir sampai situ, Ragil mengkhianati kepercayaan nissa yang selama ini dia jaga. Hidup nisa serasa hancur, persahabatan bersama fitri yang selama ini menjadi tempat curhatnya pun hancur, 2 orang yang paling di percayai tega merusak kepercayaannya

Dalam secarik kertas penuh guratan pena, memporak porandakan lembar tiap lembar.

"Adakah aku dalam niatmu, mas?".

Diam membisu, meneteslah air matanya.
"Ini yang aku benci dari cinta, paling lemah perihal perasaan dan seakan akan merasa bodoh, dungu," gerutu bathinnya.
Menyebalkan bukan, saat dimana seseorang yang hanya sekedar biasa biasa saja namun perlahan melahirkan rasa nyaman tapi hanya sekejap dan setelah kepergiannya merasa kehilangan segalanya.

~~~
"Dek mas janji mas akan datang lagi menjemputmu."
"Apa mas tidak akan melupakan adek?"
"Adek yang penting jangan putus berdoa,"
"Mas, jikalau nanti disana ada perempuan yang jauh lebih cantik dari adek dan lebih baik dari adek apa mas masih mau mempertahankan adek?
"Adek, kamu sudah ada dalam niat mas."

Yah begitulah percakapan terakhir kala itu.
Angin mengebu menyalami perpisahan, ranting cemara bergenting, riak riak air sungai melambai lambai, pucuk ilalang menitikan embun kala sang fajar masih menyembul malu malu, warna orange berpadu di hamparan mega mendung.

"Aku yang katanya masa depanmu mas
Aku yang katanya ada dalam niatmu mas
Aku yang katanya, kedua yang akan kau temui setelah orang tuamu
Dan... aku yang katanya, katanya, katanya apa?"

Pena di jatuhkannya, guratan tinta berbaur dengan tumpahan kopi
Yang menyiram undangan pernikahan.
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter FUTURE (Dek, Mas) à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
DIKANESHA, écrit par yunnicunil
16 chapitres En cours d'écriture
Lahir sebagai anak di luar nikah menjadikan hidup Nesha sejak awal dipenuhi bayang-bayang takdir yang tidak ia pilih. Kedua orang tuanya terpaksa menanggung keputusan pahit, sementara ia tumbuh dengan membawa beban yang tidak pernah ia minta. Dari kecil, Nesha belajar bahwa cinta dan komitmen bukanlah janji manis, melainkan luka yang diwariskan. Rasa takut akan keterikatan membuatnya menutup rapat hati, seolah membangun benteng tinggi agar tak ada lelaki yang bisa menyentuh ruang terdalam jiwanya. Namun, satu pengecualian. Dika. Bersama Dika, Nesha menemukan versi dirinya yang paling jujur-tanpa topeng, tanpa pura-pura. Sebuah ruang aman yang tak pernah ia rasakan bersama siapa pun. Hanya saja, sebuah keadaan memaksa Nesha dan Dika pada ikatan yang paling ia hindari-pernikahan. Sebuah janji yang selama ini menjadi ketakutannya yang paling besar. Dan kini, ia harus menghadapi kenyataan bahwa lelaki yang selama ini ia percayai, justru adalah orang yang menggenggam kunci takdir barunya. - "Bajingan! Anak setan! Binatang sialan! Dasar satwa liar! Cowok keparat! Orang cabul! Lo apain gue malem itu hah!?" - Nesha mendesis di sana. "Ya lagian, masa gue gak ngerasain apa apa abis begituan." "YA EMANGNYA LO HARUS NGERASIN APA?!" "YEE APA KEK, GAK BISA JALAN ATAU GIMANA. MASA GAK SAMA KAYAK YANG DI BUKU BUKU, LO NYA GAK JAGO KALI!" - "Gue gak bisa janjiin pernikahan yang bahagia, menurut standar Lo. Tapi gue bakal usahain, jadi rumah buat Lo pulang. Rumah yang aman buat Lo tinggal, rumah yang nyaman buat Lo berbagi, susah ataupun senang." "Mau ya nikah sama gue?"
Five wishes! [SM Family], écrit par Rayneelee_
22 chapitres En cours d'écriture
Bercerita tentang hubungan persaudaraan yang terjalin begitu erat dan saling menyayangi meskipun masih sering terjadi pertengkaran dan perdebatan untuk hal kecil sekalipun. Kelima orang ini tentu memiliki perangai dan budi pekerti yang berbeda, terbukti Ayah dan Bunda sering mengatakan bahwa sifat dan sikap mereka sangat bertolak belakang meskipun ada satu yang sama. Tentang segala harapan dan cita-cita, mereka pekerja keras dan selalu berusaha melakukan yang terbaik untuk mencapai impian yang mereka punya. Telebih ayah dan bunda selalu mengatakan bahwa siapa yang bersungguh-sungguh maka akan mendapatkan ap[a yang ia inginkan, tak ada yang instans semua harus melalui prosesnya masing-masing. "Itu sudah pada bangun atau belum...? nak, bangun semuanya, udah di tungguin sama Ayah buat sarapan! Rendi itu tolong adeknya dibangunkan dulu ya"- Bunda Winata "ayah tunggu sepuluh menit lagi, kalau belum pada ngumpul uang jajan hari ini Ayah potong setengah" - Ayah Cahyadi "Adek susah banget di suruh bangun Bun, disiram halal nggak nih? kalau halal abang langsung gas" - Abang Rendi "Ayah bentar lagi yaa, tanggung banget mimpinya ini huhuhu ketemu Jaemin Nct lho aku" - Mbak Niki " Abang Rendi jail banget sih! Anduk aku dibuang" Adek Jinan "Nggak mau!!! ayah jangan potong duit aku" - Adek Rayyan "Masih dingin lho ayah, ntar adek pilek kek gimana? ayah mau dimarahi Bunda?" - Adek Dewa Itu hanya garis besar kehidupan mereka, sisanya masih banyak lagi drama yang mereka miliki.
ANDINI (SUDAH TERBIT NOVEL CETAKNYA), écrit par SantyDiliana
42 chapitres Terminé Contenu pour adultes
::Telah terbit dalam versi novel cetak:: Beberapa part dihapus untuk kepentingan penerbitan. Rank #2 in #romance (13 Mei 2018) #3 in #romance (9 Mei 2018) 🍁🍁🍁 "Kamu yakin mau nikah sama saya?" Pertanyaan Gilang membuat Andini nyaris menyemburkan es jeruk yang baru saja ia teguk. "Nggak pake basa basi banget ya?" protes Andini. "Lah, tadi katanya mau ada kelas lima belas menit lagi?" Gilang menjawab dengan santai. "Saya nurut ayah saya saja." "Artinya kamu mau nikah sama saya kalau ayah kamu nyuruh begitu?" Andini mengangkat kedua bahunya sembari menyeruput es jeruknya dengan sedotan. "Insyaallah keputusan ayah adalah yang terbaik buat saya," lanjutnya. "Tapi saya nggak cinta tuh sama kamu." "Sama, saya juga kok." "Saya cintanya sama orang lain. Gimana dong?" "Ya kenapa Mas nggak nikah saja sama orang itu?" "Orangnya nggak mau saya nikahin." "Wah, kasihan dong Mas." Gilang tertawa. Antara kesal, namun juga kagum karena gadis di hadapannya bisa segera mengimbanginya. "Lebih kasian mana sama kamu? Disuruh nikah sama laki-laki yang cintanya ke orang lain?" Andini mendengus. Laki-laki ini memang benar-benar menyebalkan. "Segala kemungkinan bisa terjadi. Siapa tahu nanti Mas bakal jatuh cinta setengah mati sama saya." Andini sengaja memasang espresi ter-angkuh yang bisa ia persembahkan pada lelaki di depannya. "Oh ya? Saya nggak janji ya," cibir Gilang. "Saya juga nggak minta mas janji sama saya kok. Janjinya sama ayah saya saja." Andini menyeruput es jeruknya hingga tandas. 🍁🍁🍁 (Gilang, 29 tahun, pegawai BUMN pelabuhan.) (Andini, 20 tahun, mahasiswi fakultas ekonomi.) ??? Copyrights ©2018 by Santy Diliana Ilustrasi Cover By : Vilsmeier Telah terbit novel cetak dan e book di google playstore.
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 10
TOUCHED (End) cover
DIKANESHA cover
ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)   cover
NAIK PELAMINAN [TAMAT LENGKAP] cover
Kesempatan Kedua  cover
TAKDIR TERBAIK (TERBIT)  cover
Five wishes! [SM Family] cover
Anugrah Azizah  cover
ANDINI (SUDAH TERBIT NOVEL CETAKNYA) cover
Jodoh Untuk Adel (END)✅ cover

TOUCHED (End)

40 chapitres Terminé

Cerita hanyalah fiktif belaka, jika ada kesamaan nama, kejadian dan tempat maka itu adalah unsur ketidaksengajaan Hanum harus merasakan pahit ditinggalkan oleh suaminya dalam kecelakaan saat pergi bekerja. Bersama dengan anaknya Azka yang baru berumur 3 tahun, Hanum yang berusia 28 tahun harus menjadi ibu dan berusaha membuat Azka tak pernah merasa kekurangan terhadap sosok ayah. Namun ketika kesempatan kedua datang, di waktu yang tidak pernah ia sangka, dengan orang yang tidak pernah terlintas dalam benaknya, akankah ia menyambutnya? ○○○ Menyandang status "duren" alias duda keren di kantor selama 8 tahun bukan hal yang mudah bagi Andre. Selain ia tahu bahwa kisah perceraiannya akan menjadi bahan gosip sepanjang masa, sudah tak terhitung perempuan-perempuan yang mencoba flirting mencari perhatiannya. Di usia 40 tahun bukannya tertarik Andre justru semakin ingin menarik dirinya dari dunia luar selain rumahnya dan kelompok bersepedanya, malas berurusan dengan semua itu. Namun tidak ketika melihatnya, Andre justru ingin berlama-lama melihat sosoknya, memang benar entah kenapa tapi merasakan nyaman tanpa alasan itu memang ada.