Daun Terakhir (Slow Update)

Daun Terakhir (Slow Update)

  • WpView
    Reads 461
  • WpVote
    Votes 53
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Sep 14, 2021
Ini cerita biasa yang pastinya pernah kalian temui sebelumnya, tapi jika kalian tetap ingin membaca, silahkan saja kisah seorang pengagum yang selalu menyelipkan kata maaf di tiap carik kertasnya. Deicylla Valerie, kejadian di masa lalu membuatnya trauma dengan beberapa hal. Rasa kehilangan bahkan tak bisa hirap dari hatinya. Namun, Ratih-Omanya-selalu berusaha membuatnya tak sedih lagi. Zyerika Alexander. Sahabat yang seperti saudara bagi Cylla. Di balik sikap cerewetnya, ada sebuah kerapuhan yang selalu dia tutupi dengan sebuah senyuman dan ocehannya. Andre Ancala, seorang laki-laki yang datang dari pertemuan di perpustakaan. Davino Nabastala, laki-laki yang sejak lama menaruh hati pada Cylla. Siapa sangka dirinya juga punya titik rapuh? Kalian bebas menamai kisah ini sebagai apa. HAI JANGAN LUPA TAMBAHKAN DI READING LIST KALIAN:) CERITA INI DARI PEMIKIRAN SAYA SENDIRI, JIKA ANDA SEORANG PLAGIAT. MENJAUHLAH!
All Rights Reserved
#621
pengagum
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aksara Lingga
  • °♡Introvert Girl♡° | End✔|
  • RAPUH
  • ASYHILA(COMPLETED)
  • DIA PERGI?!
  • Tak Sejalan
  • Alex(A)
  • JAM 3 SORE
  • Look At Me, My Husband (Hiatus)

"masa iya anak SMA ngacak - ngacak pikiran gue?" ..... "Tolong saya sekali lagi dong pak, penguntit gila itu masih ngikutin saya. Please pak" tangannya mengatup dengan memohon agar pria itu membantunya lagi. "Oke! Sini ikut saya" Pria dewasa itu menyambar baju panjang dan lengan Lingga. memepetkannya di tembok dekat ruang ganti. "Kamu diam ikuti saya" katanya dengan tegas. .... Hani menengokkan kepalanya setelah melihat pria didepannya bersemangat melempar bola basket kedalam ring di timezone. kini ia mendapati kawannya, Lingga ternganga pada pria yang akhir - akhir ini mengisi kekosongan hidupnya. serta gadis yang berada pada ujung kanan lingga -Shenna juga terpana atas ketampanan pria brewok itu. "Gila ganteng banget anjir" Lingga masih tak mengedipkan mata dan terus memandangi. "iya woeeyy!" Hani mengiyakan. "sadar guys, umurnya 30" sedangkan Shenna yang tak dipungkiri juga merasakan hal yang sama. hanya saja dirinya sajalah yang realistis dan tetap pada batas wajar. .... "Pak Aksara Pernah dugem?" mata lingga menatap Aksara menyelidik. mencoba mencari jawaban pada manik mata miliknya. .... "Apa ayah tidak kesepian?" mobil golf melaju sedang. membawa dua penumpang, Ayah dan anak yang sudah lelah bermain golf tersebut. "rumah sebesar itu, setiap hari isinya hanya pelayan?" Lingga mengamati wajah ayahnya yang mulai keriput. entah sejak kapan garis itu muncul. mata milik ayahnya mirip sekali dengan miliknya. tidak belo dan tidak cipit. sedang. "Kenapa kamu tanya gitu?" "Ayah tampak menyedihkan" kalimat yang Lingga buat, selalu berhasil membuat ayahnya tertegun. untuk menyalahkan tak sanggup, dan membenarkan pun akan lebih menyakitkan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines