TERLAMBAT.

TERLAMBAT.

  • WpView
    Reads 217
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Tue, Sep 29, 2020
Terlambat. sebuah kata yang berarti lewat dari waktu yang ditentukan. Terlambat tidak hanya memberi sesal, tapi juga memberikan awal yang baru untuk kita agar tidak terjebak dalam kesedihan yang berlarut. Sekolah Menengah Atas yang berada di daerah Bandung memiliki cerita yang tak akan dilupakan oleh Adnan, Dena, Bian, dan Akhda. Mereka adalah empat sekawan yang memiliki cerita cinta yang berbeda-beda namun dengan akhir yang sama. Empat sekawan ini memiliki calon pasangannya idamannya masing-masing. Namun tidaklah mudah untuk mendapatkan hati sangpujaan. Mereka harus berusaha untuk mendapatkannya, meskipun hati dan perasaan mereka yang menjadi taruhannya. Baca deh pasti seru !! 🐳🐳🐳
All Rights Reserved
#14
uwwu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • Let Me Love You Longer
  • Argard[on going]
  • Pulang Tanpa Kembali
  • Promise
  • DRABIA [END]
  • Behind The Smile
  • Love Or Hate(End)
  • AMERTA : The Last Embrace

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines