MOONGLADE

MOONGLADE

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 17, 2020
Layla, dia mendapatkan ingatan aneh beserta rasa sakit setiap kali ingatan itu muncul. Apa itu hukuman? Begitu pikirnya. Namun, ternyata setelah dia menyelidiki lebih dalam dari ingatannya, bukan hanya dia seorang yang mendapatkan ingatan tersebut. Bahkan orang yang tak dia inginkan ikut hadir dan berperan banyak. Satu orang yang membawa rasa sakit itu, kini berada dihadapannya dengan perasaan sama dan nyata. Bisakah Layla mempertahankan perasaanya atau memilih rasa takut?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Can I Be Her?
  • A RECCURING PAST
  • 3.478 MDPL, Menapaki Cinta Di Lereng Harapan
  • KARAYA KAIFAN (END)
  • Palpable [Selesai]
  • Juan [REVISI]
  • Sang Penyihir 2 : Lahir Kembali
  • To Heal
  • Naura & Lukanya
  • Become an Extra or Main Character [END]

Pastinya, semua orang tahu betapa sakitnya ditinggalkan. Tapi, apa kalian tahu, betapa sakitnya terpaksa meninggalkan orang yang sangat dicintai dikala hati masih ingin membersamainya? Memang bodoh jika tetap bertahan bersama orang yang tidak tahu caranya menghargai. Tapi, bagi gadis penyuka Kue strawberry itu lebih memilih untuk tetap sakit karena tidak dihargai daripada sakit karena harus meninggalkan atau ditinggalkan. Pertemuan yang tak pernah disangka-sangka oleh Azora adalah awal di mana ia dipertemukan dengan lekaki berwajah tebal. Di anggap sebagai 'Boyfriend material' dan dipandang sebagai pria yang memiliki segalanya dalam hal percintaan. Tidak pernah Azora bayangkan, hatinya terasa mati dan tak bisa mencintai seseorang lagi. Luka dan trauma yang mendominasi dirinya, mendorongnya untuk menjauh dari cintanya. "Bisa kah aku menjadi dia? Dicintai dengan olehnya?" "Kemarin, aku terlalu bodoh dalam mencintainya. Sekarang, aku tidak akan menjadi gadis bodoh lagi."

More details
WpActionLinkContent Guidelines