Jendela Kamar 158

Jendela Kamar 158

  • WpView
    Reads 196
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 19, 2020
WpInfo
Fiction
Horror
방 창 158 atau yang berarti "Jendela Kamar 158". Merupakan kamar apartmen di lantai-13 milik seorang gadis muda cantik bernama Bae Suzy. Bae Suzy tinggal sendiri di apartmennya semenjak 2 tahun terakhir untuk melanjutkan sekolahnya di School of Performing arts Seoul. Sekolah menengah atas seninya itu terletak di Gungdong,Guro-gu,Seoul. Itulah sebabnya mengapa Suzy mengambil apartmen tidak jauh dari tempat bersekolahnya. Tetapi setelah menempati kamar bertuliskan "158" nya tersebut,ia merasa mulai muncul hal-hal aneh dari balik jendela kamarnya setiap malam. Apakah yang sering terjadi di jendela kamar Suzy bersangkutan dengan hal-hal mistis atau hanya sekedar iseng-isengan dari tetangga kamarnya? Baca ceritanya yuk!
All Rights Reserved
#32
horrorromance
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Love by Accident [COMPLETED]
  • I Changed Because Of You [END]
  • Psycopat
  • Dear Alex, Count Me In [END]
  • KS
  • LATIBULE (Lee Seung Gi x Bae Suzy)
  • Story Of The Past ✅
  • My Lover 'Jeno x You' (End) ✓
  • sex-crazed woman {END}

Kendalanya adalah, itu insiden yang terlalu berbahaya di pagi hari. Di jalan kecil-jalan beraspal yang sering digunakan oleh mahasiswa berkendara setiap harinya-insiden yang dialami Bae Suzy-mahasiswa semester empat Fakultas Musik-ada tiga kesialan yang dialaminya. Pertama, dia harus rela ditabrak secara sengaja oleh seorang pemuda yang dikejar dan tidak lupa digoda. Kedua, di waktu bersamaan, akibat kesembronoan pemuda itu, Suzy hampir ditabrak mobil. Untungnya, mobil itu dihalangi oleh sepeda. Namun, di ketiga kali inilah Suzy tidak bisa menghindari insiden berbahaya di pagi hari. Untuk pertama kalinya dalam seumur hidupnya, dia tidak mengeluh. Untuk pertama kali dalam seumur hidupnya, dia tidak takut rasa sakit dan kematian. Untuk pertama kalinya, dia diam-diam berdoa-pria tampan yang ditemuinya, jadikan Suzy menjadi pertama kalinya dalam hidup pria itu juga. Harapan itu terkabul. Pria itu ....

More details
WpActionLinkContent Guidelines