CoolBoy

CoolBoy

  • WpView
    LETTURE 85
  • WpVote
    Voti 8
  • WpPart
    Parti 4
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione ven, ott 16, 2020
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Jika dikatakan soal percintaan itu memanglah sulit apalagi jika berhadapan dengan manusia kutub es. Tapi, dari pengalaman pertamanya mengenal cinta dan manjalani hubungan membuat kutub es seperti kapok mengenal cinta. Bahkan melirik kebelakang pun ia enggan. Baginya bersama teman-teman dan game lah prioritas nya. Cinta itu baginya sangat rumit. Apalagi menghadapi perempuan yang sedikit-sedikit marah membuatnya frustasi saja. Harus terus mengalah. Kapan Cowo bisa menang? Berbeda dengan Perempuan ramah yang sudah berpengalaman mencintai dan menjalani hubungan. Meskipun setiap kali menjalani hubungan, ialah yang mengakhiri hubungan itu karna faktor tertentu. Tapi, sekali mencintai dan nyaman disitulah ia akan bisa setia. Karna dari beberapa cowo ia menjalin hubungan itupun tanpa cinta dan hanya sebuah rasa SUKA? Lalu bagaimana kisah seorang cowo Kutub es dan si cewe Ramah dan cerewet? Akankah mereka bisa terus bersama?
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • BEST OF US - TERBIT CETAK
  • Be Mine
  • NICE TRY
  • Iiiiiih, Mas Kahfi!
  • April Rain
  • CINDY : Sebelum Aku Pergi
  • Cintaku Berawal Dari Sepatu Terbang  ( Bara )
  • finally mate also
  • Cool Boy & Cold Girl

TERSEDIA DI TOKO BUKU SEBAGIAN PART SUDAH DIHAPUS Aku nggak mengerti bahwa sebuah kisah cinta bisa seperti ini. Sungguh, dulu aku hanya gadis polos yang tak pernah peduli pada cinta sejati. Di dunia ini, hanya ada 2 pria yang tadinya kupikir akan jadi pendamping hidupku: dr. Riza yang maha sempurna atau fotografer terkenal, Jerro Atma. Tapi lihat sekarang apa yang kulakukan. Galau habis-habisan menunggu orang yang tak pernah kuperhitungkan pulang ke Indonesia. Pria brengsek yang menjadikanku pacarnya dua jam sebelum keberangkatannya ke Amerika. Gila kan? Mana katanya dia akan sering-sering pulang? 6 bulan sekali my ass! Sudah hampir 2 tahun dan dia tidak pernah menunjukkan tanda-tanda dia mau pulang. Tapi sudahlah. Toh memang aku sendiri yang gila, mau-mau saja menunggunya. Ya bagaimana, namanya juga sayang. Kupikir mudah saja menunggu. Ngomong-ngomong, aku cukup jago dalam mempertahankan perasaan. Tapi baru kali ini aku sadar, bahwa menunggu dan bertahan tak semudah kelihatannya. Apalagi, saat kamu tidak tahu yang sebenarnya apakah dia layak ditunggu atau tidak. Dan saat kamu sibuk bertanya-tanya, ada orang lain yang punya jawaban masuk akal. [Lanjutan dari When You Tell Me That You Love Me]

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti