*Based On True Story*
"Sahabat itu satu pikiran enam tubuh cuy"
"Kok enam sih?"
"Yah, kan kita berenam"
👑👑👑
Kami hanya sekumpulan manusia yang ingin merasakan kebahagiaan, kenyamanan, kasih sayang, dan indahnya rasa persahabatan yang mungkin tak akan bisa di rasakan oleh orang lain.
Kisah ini memang kita mulai sejak resmi menduduki bangku SMP, sejak aku tidak bisa memahami semua teman sekelasku, dan aku tidak punya teman sama sekali.
Dan mereka datang walaupun kadang di saat yang tidak terlalu tepat. Tapi mereka cukup untuk mengisi keseharianku sekarang.
Saking senangnya, bahkan kami tidak pernah menyangka akan ada banyak badai yang menghantam status persahabatan kami.
satu per satu mulai menghilang. Ntah kemana.
Sakit hati, skandal, keabnormalan, dan tentang adik tingkat. Itu semua jadi bahan obrolan di setiap mulut orang, kami digunjing.
Toh, kami tidak akan pernah peduli,
"So what? We gonna have fun"
-Monday, 4th of May
"tinggal dua bulan, hikkss hiikkss😭" kata siswa cantik itu dengan menutup wajahnya sambil menangis
"iyya, 3 tahun kita sama-sama lewati banyak cerita rasanya berat yahh denger kata-kata sisa dua bulan" sambung temannya.
Yah mereka anak SMA yang sedang bercerita tentang sebuah kelulusan yang akan membuat jarak diantara mereka.
Bukan hanya itu yang menambah kesedihannya adalah saat ia menyadari dirinya mulai menaruh hati pada temannya sendiri dan apakah perasaan itu bisa ia ungkapkan sebelum kelulusan itu atau bahkan hanya berakhir memilukan, karna ia tau bahwa temannya itupun sama-sama menaruh perasaan padanya.
Reader yang baperan singgah dan baca cerita ini yah jangan lupa vote dan coment😆😉
💣typo
👀 selamat berbaper ria😘
Yang ngikutin ceritanya bisa coment yah mau sad atau happy ending, komen terbanyak bakal dikabulin😘😘😘