LOVE FOR THE GODDESS LOVE

LOVE FOR THE GODDESS LOVE

  • WpView
    Reads 42
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 14, 2020
Kesuksesan yang Ishtar miliki membuat hidupnya berubah 180◦. Tidak pernah ia membayangkan hidupnya akan seperti ini. Pergi melihat dunia lain, ke kota satu dan kota lainnya untuk urusan bisnis. Sebab itu pula namanya sering tertulis di media berita atau social media sebagai wanita muda sukses yang bisa memotivasi anak muda seumurannya. Kesuksesan karirnya berbanding terbalik dengan kisah asmara yang Ishtar miliki. Namanya berarti dewi cinta, tapi Ishtar sendiri tidak percaya lagi dengan cinta. Cinta bagi Ishtar hanyalah omong kosong. Mustahil dengan kesuksesan yang ia miliki tidak ada laki-laki yang mendekat. Wajah baru atau wajah lama. Ishtar seperti kesulitan merasakan hangatnya cinta ketika ia sering disakiti saat merasa jatuh cinta. Dan bagi Ishtar laki-laki itu juga bajingan yang hanya bisa menilai fisik perempuan dan mengambil apa yang mereka mau jika sudah dapat lalu dibuang. Meskipun begitu, bukan berarti Ishtar anti dengan cinta. Ia juga ingin merasakan itu seperti teman-temannya. Merasa jatuh cinta. Jatuh tapi tidak sakit melainkan merasa terbang ke udara dan lupa kalau sedang berpijak di tanah.
All Rights Reserved
#33
aga
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Raga Kecil
  • Chasing Stars [end]
  • Aku Mati Rasa Perihal Cinta
  • When She Meets The Bad Boy [COMPLETED]
  • Tentang Lionel : Cerita dari Catherina
  • Just Be Friend? [Completed]
  • Hujan Yang Tak Merindukan Pelangi [ORINE]
  • Aralie, Maafkan Aku
  • MY LAST DECEMBER

Mengisahkan seorang ibu tunggal yang merawat kedua raga kecilnya tanpa campur tangan dari siapapun. Sebagai seorang ibu yang berdiri sendiri, ia memikul banyaknya peran dalam hidup. Setiap hari adalah perjuangan tanpa henti untuk memastikan anaknya tumbuh dengan bahagia, meski sering kali ia menyembunyikan lelah di balik senyumnya. Ibu dan anak adalah dua jiwa yang terhubung oleh cinta paling murni, sejak detak jantung pertama terdengar di dalam rahim. Bagi seorang anak, ibu adalah dunia. Meski ibu tunggal hanya memiliki satu tangan untuk menggenggamnya, namun kasih sayang yang diberikan tentu terasa seperti mendunia. Sentuhan tangannya adalah obat bagi segala luka, dan pelukan hangatnya adalah benteng dari segala ketakutan. Cinta seorang ibu tidak pernah memudar, ia tetap mencintai dengan cara yang tak selalu terlihat, tetapi selalu terasa. Hubungan ibu dan raga kecilnya adalah sebuah cinta abadi yang tak pernah meminta balasan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines